Fenomena bullying di sekolah dan media sosial telah menjadi perhatian utama dalam penelitian tentang perilaku anak remaja. Studi ini mengkaji prevalensi dan dampak bullying yang terjadi baik di lingkungan sekolah maupun platform media sosial terhadap kesejahteraan psikologis remaja. Penelitian ini menggunakan metode survei dan wawancara untuk mengumpulkan data dari remaja di beberapa sekolah menengah di wilayah urban. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bullying di media sosial seringkali lebih sulit dihindari dan memiliki dampak yang lebih luas dibandingkan dengan bullying tradisional di sekolah. Dampak psikologis yang dirasakan oleh korban, termasuk peningkatan kecemasan, depresi, dan penurunan prestasi akademis, juga lebih signifikan ketika bullying terjadi di media sosial. Temuan ini menekankan pentingnya strategi pencegahan dan intervensi yang terintegrasi untuk mengatasi masalah bullying di kedua lingkungan tersebut. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan untuk pengembangan kebijakan dan program yang efektif guna menciptakan lingkungan yang lebih aman bagi remaja.
Copyrights © 2024