Penelitian ini adalah penelitian pengembangan video menggunakan model ADDIE yang mencakup lima langkah, yaitu: (1) analisis (analyze), (2) perancangan (design), (3) pengembangan (development), (4) implementasi (implementation), dan (5) evaluasi (evaluation). Subjek uji coba dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas I Sekolah Dasar di Kecamatan Buleleng pada tahun ajaran 2022/2023 dimana SD di Kecamatan buleleng terdiri dari 19 sekolah yang terbagi dalam 9 gugus. Data dikumpulkan melalui teknik observasi, wawancara, dan pemberian angket (kuestioner). Dalam merancang produk ini dilakukan dengan mengembangkan storyboard, script (skenario), dan alat yang digunakan dalam membuuat video. Selanjutnya dilakukan validasi isi mata pelajaran, validasi desain pembelajaran, validasi media pembelajaran, dan validasi praktisi lapangan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa validasi isi mata pelajaran berada pada presentase 95,8%, validasi desain pembelajaran berada pada presentase 75%, validasi media pembelajaran berada pada presentase 100%, dan validasi praktisi lapangan berada pada presentase 94,4% . Rata-rata hasil validasi tersebut adalah 91,3%. Hal ini mengindikasikan bahwa produk berupa video layak di uji cobakan.
Copyrights © 2024