Performa motor matic turun, bisa saja dipengaruhi oleh pegas puli sekunder pada saat kondisi motor dalam keadaan panas. Dalam keadaan panas pegas menjadi lemah yang menyebabkan akselerasi motor menjadi berkurang serta pemakaian bahan bakar lebih banyak karena membutuhkan putaran mesin yang tinggi untuk memutar roda belakang. Performa motor matik berupa peningkatkan daya dan konsumsi bahan bakar bisa dilakukan dengan memodifikasi komponen pada bagian transmisi otomatis yaitu pegas puli sekunder. Pada penelitian ini melihat pengaruh pemakaian variasi pegas puli sekunder terhadap daya mesin dan konsumsi bahan bakar. Metode penelitian yang digunakan adalah True Eksperiment Design 2x3. Penelitian ini menggunakan variasi pegas puli TDR hitam dan TDR kuning pada Yamaha Mio J. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemakaian variasi pegas puli TDR berwarna hitam lebih meningkatkan daya mesin (7,741 HP) dibanding dengan pemakaian pegas puli standart. Pemakaian variasi pegas puli TDR berwarna kuning lebih meningkatkan daya mesin (7,975 HP) dibanding dengan pemakaian pegas puli standart. Pemakaian variasi pegas puli TDR berwarna hitam lebih menghemat bahan bakar (0,3482 liter/jam) dibanding dengan pemakaian pegas puli standart. Pemakaian variasi pegas puli TDR berwarna kuning lebih menghemat bahan bakar (0,3722 liter/jam) dibanding dengan pemakaian pegas puli standart.
Copyrights © 2023