Sampah menjadi masalah yang cukup serius di kalangan masyarakat maupun pemerintah. Sampah yang masih belum terkendalikan dengan benar akan mengakibatakan berkurangnya daya dukung lingkungan. Peran berbagai sector atau elemen masyarakat perlu untuk ditingkatkan. Tujuan dari artikel ini adalah mengetahu dan menggambarkan pengelolaan sampah yang ada di TPA Supit Urang yang berada di Kota Malang dan menggunakan kolaborasi penta helix yaitu keterlibatan pemerintah, masyarakat madani, perguruan tinggi, lembaga swadaya masyarakat dan swasta untuk meningkatkan pengelolaan sampah yang berwawasan lingkungan. Elemen-elemen ini diharapkan bisa menciptakan pengelolaan sampah yang berwawaskan lingkungan sehingga dapat mengatasi permasalahan sampah di TPA. Artikel ini disusun dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan melakukan survei dan wawancara terhadap pemangku kepentingan terkait dengan sistem pengolahan sampah yang ada di TPA Supit Urang. Berdasarkan hasil analisis model penta helix peran pemerintah dalam pengelolaan sampah di TPA Supit Urang Kota Malang sudah cukup bagus karena terdapat regulasi yang mendukung peningkatan pengelolaan sampah, peran lembaga swadaya masyarakat juga sudah baik, peran perguruan tinggi melalui riset juga sudah cukup bagus namun masih perlu untuk ditingkatkan lagi, peran elemen swasta dan elemen masyarakat madani perlu untuk perhatian khusus dan peningkatan lagi. Jika semua elemen pada model penta helix ini dapat berjalan bersama dengan baik maka akan tercipta TPA yang ramah lingkungan dan akan terwujudnya Sustainable Development GoalsĀ (SDGs) melalui pengelolaan sampah yang tepat dan berkelanjutan.
Copyrights © 2024