Penuaan secara alami mengakibatkan penurunan struktur dan fungsi organ tubuh, sehingga memicu terjadinya gangguan degeneratif seperti hipertensi pada lansia. Meningkatkan sirkulasi darah dan menurunkan tekanan darah adalah tujuan terapi musik. Tujuan penelitian ini yaitu mengetahui bagaimana terapi musik alam mempengaruhi tingkat tekanan darah lansia dengan hipertensi menggunakan metode kuantitatif desain kuasi eksperimen pada dua kelompok, dimana salah satunya kelompok kontrol. Convenience sampling digunakan pada 30 responden, yang kemudian dipisah masing-masing 15 orang untuk kelompok intervensi dan kelompok kontrol. P-value 0,001 tekanan darah sistol ditemukan pada uji t dependen pada kelompok intervensi. Nilai p pre-test dan post-test 0,001 menunjukkan bahwa diastol mempunyai pengaruh yang besar pada kelompok intervensi. Uji t independen dengan nilai p-value 0,001 (?0,05) pada tekanan darah sistol dan diastol menampilkan perbedaan penurunan tekanan darah. Terapi musik adalah alat yang berguna dalam menurunkan tekanan darah lansia hipertensi, sehingga mereka dianjurkan melakukan terapi musik alam selain terapi farmasi guna menurunkan tekanan darahnya.
Copyrights © 2024