Di era modern, kasus pelecehan seksual seperti pemerkosaan semakin meningkat, dengan korban terbanyak adalah perempuan. Hal ini disebabkan karena perempuan cenderung lebih lemah, memudahkan pelaku mengendalikan mereka. Korban pemerkosaan mengalami trauma psikologis yang mendalam. Studi literatur ini bertujuan mengidentifikasi masalah psikososial korban pemerkosaan. Metode yang digunakan adalah studi literatur jurnal dari database ilmiah seperti Google Scholar, dengan kriteria full text dan tahun 2013-2022. Hasil penelitian menunjukkan korban pemerkosaan mengalami trauma psikologis parah dan merasa harga dirinya rendah. Pendampingan keluarga dan pekerja sosial sangat dibutuhkan untuk membantu korban memulihkan citra diri. Trauma berdampak pada aspek psikologis, sosial, dan ekonomi. Dukungan berbagai pihak penting untuk membantu korban dalam pemulihan dan reintegrasi ke masyarakat. Kesimpulan: Kejahatan kekerasan seksual seperti pemerkosaan memberikan dampak traumatis yang sangat mendalam bagi korbannya, khususnya perempuan. Korban seringkali mengalami stres dan gangguan psikologis berupa Gangguan Stres Pasca Trauma (PTSD) yang membutuhkan penanganan medis dan psikologis komprehensif agar korban dapat pulih dan kembali menjalani kehidupan normal.
Copyrights © 2024