cover
Contact Name
Ahmad Albar Al Akso
Contact Email
kohesi55@gmail.com
Phone
+62812330129
Journal Mail Official
kohesi55@gmail.com
Editorial Address
Perum. Griya Kencana Blok 2i No.68 Mojosarirejo Driyorejo Gresik Jawa Timur
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan
Published by CV SWA Anugrah
ISSN : -     EISSN : 30258855     DOI : -
Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan adalah jurnal open access yang diterbitkan oleh CV SWA Anugrah yang didalamnya menerima jurnal hasil penelitian maupun kajian pustaka tentang ilmu kesehatan, kedokteran, kesehatan masyarakat, kesehatan lingkungan, keperawatan, ilmu nutrisi, gizi, urgensi stunting dan permasalahan kesehatan di Indonesia dan Internasional. Jurnal ini terbit 4 kali dalam setahun. pada bulan Februari, April, Juli, dan September. Jurnal ini mengundang penulis dan peneliti untuk publish di jurnal kesehatan ini.
Articles 668 Documents
HUBUNGAN PERILAKU CARING PERAWAT DENGAN TINGKAT KECEMASAN YANG DIALAMI PASIEN DIABETES MELITUS DI RUANG RAWAT INAP RSUP.DR.SITANALA KOTA TANGERANG Nur’Aeni Putri; Destiawan Eko Utomo; Cicirosnita J.Idu
Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 1 No. 1 (2023): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan
Publisher : CV SWA Anugerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5455/mnj.v1i1.333

Abstract

Sesuai pernyataan dari watson mengenai perilaku caring perawat terhadap pasien dan melihat banyak orang menjadi cemas ketika mengetahui bahwa dirinya adalah pengidap penyakit diabetes, dan pada penderita diabetes melitus kecemasan dapat berkontribusi pada gula darah yang tidak terkontrol. Tujuan : Untuk mengetahui hubungan perilaku caring perawat dengan kecemasan pasien diabetes melitus diruang rawat inap RSUP.DR.Sitanala. Metode Peneliti : Menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan metode cross sectional. Teknik Sempel : Teknik yang digunakan untuk mengambil sempel adalah Total Sampling, Jumlah sempel sebanyak 35 responden. Analisa Data : Menggunakan analisis korelasional dengan uji spearman rank. Hasil : Hasil penelitian menunjukan sebagian besar (82,9%) atau sebanyak 29 pasien menganggap perilaku caring perawat baik, sebagian besar (62,9%) atau 22 pasien kecemasan diabetes melitus normal, Dalam uji statistik spearman rank menunjukan perilaku caring perawat (P-Value=0,001) dan kecemasan pasien diabetes melitus (P-Value=0,001) dan kofesien sebesar 0,644. Kesimpulan : Terdapat hubungan yang kuat antara perilaku caring perawat dengan kecemasan pasien diabetes melitus.
HUBUNGAN MEKANISME KOPING DENGAN TINGKAT KECEMASAN PASIEN DENGAN PENYAKIT GINJAL KRONIK YANG MENJALANI HEMODIALISA DI RSUP DR SITANALA TANGERANG Nurul Rezaini; Destiawan Eko Utomo; Cicirosnita J.Idu
Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 1 No. 1 (2023): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan
Publisher : CV SWA Anugerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5455/mnj.v1i1.389

Abstract

Latar Belakang : Hemodialisis akan berdampak pada psikologis pasien. Salah satu masalah psikologis yaitu kecemasan. Mekanisme koping yang tepat akan berdampak pada tingkat kecemasan pasien. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara mekanisme koping dengan tingkat kecemasan pasien gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisis di RSUP Dr. Sitanala Tangerang. Metode : Penelitian ini menggunakan deskriptif korelasi dengan rancangan cros- sectional. Jumlah sampel yang diperoleh sebanyak 65 responden dengan teknik sampling yang digunakan adalah total sampling. Analisis statistic menggunakan Chi-Square. Hasil : Hasil penelitian di dapatkan dari 65 pasien, yang melakukan mekanisme koping maladaptive sebanyak 25 (38,5%) dan mekanisme koping adaptif sebanyak 40 (61,5%). Dari hasil didapat dengan menggunakan analisis statistic uji chi-square diperoleh angka 0,022 < 0,05 bahwa adanya kolerasi stress dengan metode koping. Kesimpulan : Ada hubungan mekanisme koping dengan tingkat kecemasan pasien gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisis di RSUP Dr. Sitanala Tangerang
ANALISIS KUALITAS AIR SUMUR DAN SARANA SANITASI DENGAN KEJADIAN STUNTING DI DESA LOKUS STUNTING KECAMATAN DRIYOREJO Tiara Indrawati Sumarno; Achmad Syafiuddin
Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 1 No. 1 (2023): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan
Publisher : CV SWA Anugerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5455/mnj.v1i1.414

Abstract

Saat ini, air bersih dan sanitasi merupakan dasar kebutuhan manusia. Salah satu poin dalam tujuan pembangunan berkelanjutan, Sustainable Development Goals (SDGs), pada sektor lingkungan hidup memastikan masyarakat mencapai akses universal air bersih dan sanitasi. Adanya program Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) di Desa lokus stunting Kecamatan Driyorejo dan masih banyak masyarakat yang kurang membudayakan buang air di toilet, mencuci tangan dengan baik dan pengelolaan limbah rumah tangga yang kurang terawat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kualitas air sumur dan sarana sanitasi dengan kejadian stunting di Desa lokus stunting Kecamatan Driyorejo.Penelitian ini menggunakan desain penelitian kuantitatif dengan menggunakan pendekatan cross sectional study. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini ada 19 sumur di Desa lokus stunting Kecamatan Driyorejo. Analisis data univariat disajikan dalam bentuk distribusi frekuensi dan analisis bivariat menggunakan uji chi square, pengelolahan data menggunakan komputerisasi program SPSS. Penelitian ini untuk mengkorelasikan variabel kualitas air sumur dan sarana sanitasi dengan kejadian stunting di Desa lokus stunting Kecamatan Driyorejo. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada hubungan gambaran kualitas air sumur kategori buruk sebanyak 11 (57,9%), gambaran sarana sanitasi kategori buruk sebanyak 12 (63,2%), kualitas air sumur yang buruk katerigori sangatv pendek 9 (81,8%) dan sarana sanitasi buruk kategori sangat pendek sebanyak 9 (75,0%) dengan kejadian stunting di desa lokus stunting Kecamatan Driyorejo. Simpulan penelitian ini menunjukkan bahwa, terdapat Ada hubungan kualitas air sumur dan sarana sanitasi dengan kejadian stunting di desa lokus stunting Kecamatan Driyorejo dan diharapkan hasil penelitian ini dapat bahan pembelajaran dan refenrensi bagi institusi terkait meningkatkan peran masyarakat dengan penyuluhan tentang pemeliharaan, perbaikan sanitasi penyediaan air bersih, dan memaksimalkan kegiatan monitoring sanitasi sumber air bersih masyarakat.
HUBUNGAN PENDIDIKAN, PENGETAHUAN IBU DAN DUKUNGAN SUAMI TERHADAP KELENGKAPAN KUNJUNGAN ANTENATAL CARE DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS JRENGIK Nabila Sukma Tania
Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 1 No. 1 (2023): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan
Publisher : CV SWA Anugerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5455/mnj.v1i1.449

Abstract

Pelayanan Antenatal care (ANC) adalah salah satu program terpadu dan upaya untuk menurunkan angka kematian ibu. Angka kematian ibu di Kabupaten Sampang mencapai sebesar 61 per 100.000 kelahiran hidup. Ibu hamil yang memiliki resiko tinggi seharusnya melakukan kunjungan Antenatal Care secara rutin ke tenaga kesehatan ataupun pelayanan kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan pendidikan, pengetahuan ibu dan dukungan suami terhadap kelengkapan kunjungan Antenatal Care di wilayah Puskesmas Jrengik.Penelitian ini merupakan analitik observasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini seluruh ibu hamil di wilayah Puskesmas Jrengik yang berjumlah 591. Sampel penelitian ini yaitu sebagian ibu hamil di wilayah Puskesmas Jrengik berjumlah 83 responden. Data yang digunakan menggunakan data primer berupa kuisioner. Teknik pengambilan data yang digunakan yaitu Stratified Random Sampling. Analisis data yang digunakan menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian ini adalah Sebagian besar ibu berpendidikan SD (89,2%) dengan nilai signifikan 0,003 dan sebagian ibu dengan pengetahuan baik (88%) dengan nilai signifikan 0,019 dan sebagian besar ibu yang mendapatkan dukungan suami serta melakukan kunjungan ANC secara lengkap (32,5%) dengan nilai signifikan 0,004. Masing-masing nilai signifikan lebih rendahdari 0,05 yang artinya ada hubungan antara pendidikan, pengetahuan ibu dan dukungan suami dengan kelengkapan ANC. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu terdapat hubungan yang signifikan antara pendidikan, pengetahuan ibu dan dukungan suami dengan kelengkapan kunjungan Antenatal Care. Diharapkan petugas kesehatan meningkatkan upaya promosi kesehatan dan penyuluhan terkait pentingnya melakukan pemeriksaan Antenatal Care selama masa kehamilan.
HUBUNGAN DUKUNGAN SUAMI DENGAN PERSEPSI DAN PERILAKU PEGGUNAAN KONTRASEPSI INTRA UTERINE DEVICE PADA IBU PRIMIPARA PASCA SECTIO CAESAREA DI RUMAH SAKIT DAERAH BALUNG Nuril Alifia Damayanti; Diyan Indriyani; Siti Kholifah
Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 1 No. 1 (2023): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan
Publisher : CV SWA Anugerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5455/mnj.v1i1.482

Abstract

Intra Uterine Device (IUD) merupakan sebuah alat kontrasepsi yang berguna untuk meminimalisasi risiko kesehatan reproduksi dalam jangka waktu yang lama, dalam penggunaannya perlu adanya optimalisasi persepsi tentang kontrasepsi intra uterine device ini dengan adanya support system dari suami. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan dukungan suami dengan persepsi tentang kontrasepsi Intra Uterine Device pada ibu primipara pasca sectio caesarea di Rumah Sakit Daerah Balung. Metode: Desain penelitian ini menggunakan korelasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini rata-rata sebulan dalam 3 bulan terakhir yaitu 62 pasien, pengambilan sampel menggunakan rumus slovin dan didapatkan sampel sejumlah 54 responden. Sampling yang digunakan yaitu non probability sampling dengan teknik quota sampling. Pengumpulan data dukungan suami dan persepsi menggunakan skala likert. Analisis data menggunakan Spearman Rho dengan ketentuan α ≤ 0,05. Hasil: Didapatkan dukungan suami paling banyak yaitu kategori optimal sejumlah 31 (57,4%), sebagian besar persepsi ibu primipara tentang kontrasepsi IUD berada pada kategori positif sejumlah 37 (68,5%), dan sebagian besar perilaku penggunaan kontrasepsi IUD pada ibu primipara yaitu belum menggunakan IUD sejumlah 34 (63,0%). Hasil analisis menunjukkan nilai signifikan (p value) <0,0001 dengan koefisien korelasi sebesar 0,626 dan nilai signifikan (p value) 0,009 dengan koefisien korelasi sebesar 0,350. Kesimpulan: Ada hubungan kuat antara dukungan suami dengan persepsi tentang kontrasepsi Intra Uterine Device pada ibu primipara pasca Sectio Caesarea di Rumah Sakit Daerah Balung dan ada hubungan cukup antara dukungan suami dengan perilaku penggunaan kontrasepsi Intra Uterine Device pada ibu primipara pasca Sectio Caesarea di Rumah Sakit Daerah Balung.
HUBUNGAN LOCUS OF CONTROL DENGAN TINGKAT KEMANDIRIAN ACTIVITY DAILY LIVING PADA PASIEN PASCA STROKE DI RUMAH SAKIT TK. III BALADHIKA HUSADA JEMBER Silvia Margareta Karimatul Fadhilah; Ginanjar Sasmito Adi; Sasmiyanto
Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 1 No. 1 (2023): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan
Publisher : CV SWA Anugerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5455/mnj.v1i1.484

Abstract

Pendahuluan: Stroke merupakan salah satu penyakit tidak menular yang banyak terjadi di Indonesia dan penyebab kematian dan kecacatan. Tingginya angka kejadian stroke dan dampak dari gejala sisa yang ditimbulkan oleh stroke patut diperhatikan, ketergantungan yang ditimbulkan akibat stroke sangatlah bervariasi yang dapat dimanifestasikan oleh pasien lewat kemampuan dalam melakuka Activity Daily Living. Kemampuan penderita stroke untuk melakukan Activity Daily Living ini juga dipengaruhi oleh locus of control yang dimiliki. Locus of control merupakan keyakinan atau persepsi individu dalam mengendalikan peristiwa yang terjadi pada dirinya. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui hubungan locus of control dengan tingkat kemandirian activity daily living pada pasien pasca stroke di Rumah Sakit Tk. III Baladhika Husada Jember. Metode: Desain penelitian ini menggunakan rancangan studi korelasional dan menggunakan pendekatan cross sectional. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah teknik Probability Sampling dengan Purposive Sampling. Jumlah sampel sebanyak 44 responden yang berada di RS TK. III Baladhika Husada Jember. Hasil: Penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar pasien pasca stroke memiliki locus of control sedang dengan jumlah sebanyak 32 responden dengan persentase 72,7%. dan sebagian besar responden memiliki tingkat kemandirian sedang dengan jumlah sebanyak 29 responden dengan persentase sebesar 65,9%. Berdasarkan hasil uji statistik spearman rho diketahui p value 0,000 dimana α ≤ 0,05 sehingga H1 diterima, yang berarti terdapat hubungan antara Locus Of Control dengan tingkat kemandirian Activity Daily Living pada pasien pasca stroke di Rumah Sakit TK.III Baladhika Husada Jember. Serta nilai r 0,65 yang artinya kekuatan hubungan dapat dikategorikan hubungan kuat. Arah kolerasi positif yang artinya semakin tinggi locus Of control maka semakin tinggi tingkat kemandirian activity daily living. Kesimpulan: Maka dapat disimpulkan terdapat hubungan locus of control dengan tingkat kemandirian activity daily living pada pasien pasca stroke di Rumah Sakit Tk. III Baladhika Husada Jember.
HUBUNGAN STATUS NUTRISI DENGAN ACTIVITY DAILY LIVING LANJUT USIA DI UNIT PELAKSANA TEKNIS PELAYANAN SOSIAL TRESNA WERDHA BONDOWOSO Miftahul Arifin; Awatiful Azza; Sofia Rhosma Dewi
Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 1 No. 1 (2023): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan
Publisher : CV SWA Anugerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5455/mnj.v1i1.498

Abstract

Pendahuluan:Penurunan massa otot yang terjadi pada lansia dimulai pada umur 40 tahun dan prosesnya akan semakin cepat pada usia setelah usia 75 tahun hal ini disebabkan oleh kebocoran kalsium yang disebut ryanodine yang kemudian memicu terjadinya rangkaian kejadian yang membatasi kontraksi serabut otot, hal ini menyebabkan penurunan kemampuan lansia dalam melakukan activity daily living. Metodelogi: desain penelitian yang digunkanan dalam penelitian ini adalah korelasional dengan pendekatan cross sectional, sampel adalah lansia di Unit Pelaksana Teknis Panti Sosial Tresna Werdha Bondowoso yang sudah ditentukan menggunakan rumus slovin sejumlah 58 lansia. Diambil dengan menggunakan non random sampling dengan metode purposive. Analisis data mengunakan uji statistik non-parametrik korelasi pearson. Hasil: penelitian diperoleh p value = 0,000 dengan nilai α = 0,05 dan r = 0,653 hal ini menunjukkan bahwa ada hubungan yang kuat antara status nutrisi dengan activity daily living lansia di Unit Pelaksana Teknis Panti Sosial Tresna Werdha Bondowoso. Kesimpulan: lansia yang mengalami penurunan massa otot mengakibatkan kesulitan dalam melakukan ADL. Untuk menjaga kekuatan otot lansia perlu melakukan diet untuk menjaga massa otot yang dimiliki lansia, ketika massa otot tidak mengalami penurunan maka kekuatan otot juga tidak mengalami penurunan.
GAMBARAN TEKANAN DARAH PADA PASIEN DENGAN TERAPI BEKAM DI TEMPAT PRAKTIK JEMBER BEKAM KABUPATEN JEMBER Muhammad Kandar; Nikmatur Rohmah; Luh Titi Handayani
Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 1 No. 1 (2023): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan
Publisher : CV SWA Anugerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5455/mnj.v1i1.505

Abstract

Pendahuluan: Tekanan darah merupakan faktor yang amat penting pada sistem sirkulasi.Tindakan yang dapat dilakukan untuk menurunkan tekanan darah yaitu dengan non farmakologi adalah seperti terapi bekam.Tujuan: Mengetahui profil tekanan darah pada pasien dengan terapi bekam di Tempat Praktik Jember Bekam Kabupaten Jember. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif, menggunakan analisis data deskriptif. Hasil Penelitian: Hasil penelitian menunjukkan bahwa Tekanan darah sistole pada pasien sebelum dilakukan terapi bekam di Tempat Praktik Jember Bekam Kabupaten Jember didapatkan tekanan sistole rata-rata 137 mmHg, rata- rata tekanan diastole berada pada 84 mmHg. Tekanan darah sistole rata-rata pada pasien saat dilakukan terapi bekam di Tempat Praktik Jember Bekam didapatkan berada pada 136 mmHg, sedangkan tekanan darah diastole rata-rata berada pada 90 mmH. Tekanan darah sistole sesudah dilakukan terapi bekam rata-rata pada 128 mmHg, dan rata-rata tekanan diastole berada pada 71 mmHg .Saran: Saran bagi peneliti lain jika hendak melanjutkan penelitian ini dengan menambah inovasi terkait penelitian gambaran tekanan darah pada pasien dengan terapi bekam .
HUBUNGAN FUNGSI KOGNITIF DENGAN INTERAKSI SOSIAL LANSIA DI POSYANDU LANSIA DESA MUMBULSARI KECAMATAN MUMBULSARI JEMBER Muhammad Andi; Sofia Rhosma Dewi; Komarudinn
Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 1 No. 1 (2023): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan
Publisher : CV SWA Anugerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5455/mnj.v1i1.506

Abstract

Latar belakang: Fungsi kognitif pada lansia mengalami penurunan daya ingat sehingga sulit untuk berkonsentrasi yang memiliki dampak pada fungsi kognitif lansia. Salah satu upaya menerapkan interaksi sosial yaitu seperti kajian bersama, wisata rohani,senam bersama, shalat dan dzikir berjamaah. Aktivitas di atas dapat membantu lansia melatih fungsi kognitif sekaligus melakukan interaksi sosial sehingga meningkatkan fungsi kognitif pada lansia. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui adanya hubungan fungsi kognitif lansia dengan interaksi sosial. Metode: Jenis penelitian ini menggunakan korelasional dengan pendekatan cross sectional, populasi pada penelitian ini sebanyak 53 orang dan sampel pada penelitian ini 46 responden dengan menggunakan teknik sampling purposive sampling. Alat pengambilan data menggunakan 2 kuesioner yaitu MMSE yang digunakan untuk fungsi kognitif lansia dan Lubben social network scale untuk interaksi sosial dengan menggunakan uji statistik Sperman-Rho. Hasil: Penelitian ini di temukan bahwa fungsi kognitif pada lansia mayoritas berada pada gangguan fungsi kognitif ringan dengan presentase 56,5%. Interaksi sosial pada lansia menunjukkan bahwa mayoritas interaksi sosial baik dengan persentase 65,2%. Berdasarkan uji statistik sperman rho di temukan p value 0,001 ≤ 0,05 sehingga H1 bisa diterima yang menandakan bahwa adanya hubungan fungsi kognitif terhadap interaksi sosial pada lansia dengan nilai r=0,795, sehingga tingkat kekuatan korelasi (Hubungan) antara fungsi kognitif dengan interaksi sosial mempunyai nilai korelasi sangat kuat dengan nilai 0,795. Kesimpulan: Dalam hasil penelitian yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa fungsi kognitif berhubungan terhadap interaksi sosial pada lansia di desa Mumbulsari kecamatan Mumbulsari Jember.
PENGARUH TERAPI BEKAM BASAH TERHADAP RESPON NYERI SENDI PADA PENDERITA HIPERURISEMIA DI RUMAH SEHAT ARRA BONDOWOSO Mohammad Zulkifli; Mohammad Ali Hamid; Ginanjar Sasmito Adi
Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 1 No. 1 (2023): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan
Publisher : CV SWA Anugerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5455/mnj.v1i1.555

Abstract

Pendahuluan: Hiperurisemia merupakan keadaan dimana terjadi peningkatan kadar asam urat di atas normal, disebut hiperurisemia jika kadar asam urat laki-laki lebih dari 7,0 mg/dl dan perempuan lebih dari 6,0 mg/dl. Asam urat cenderung akan mengkristal pada suhu dingin. Efek dari terapi bekam terhadap nyeri sendi yaitu bekam pada titik tertentu dapat menstimulasi kuat syaraf permukaan kulit yang akan dilanjutkan pada cornu posterior medulla spinalis melalui syaraf A-delta dan C, serta traktus spinothalamicus ke arah thalamus yang akan menghasilkan endorphin. Desain Penelitian: Desain penelitian ini menggunakan pre eksperimen dengan preposttest, populasi penelitian ini 20 orang dengan sampel 20 responden dengan teknik sampling yakni quota sampling. Pengumpulan data menggunakan lembar SOP terapi bekam dan NRS. Analisa data penelitian ini menggunakan Uji Statistik Wilcoxon. Hasil: sebelum diberikannya terapi bekam terdapat 12 responden mengalami nyeri sedang (60.0%), dan setelah diberikannya terapi bekam 11 responden mengalami nyeri ringan (55.0%). Kesimpulan: Dalam hasil penelitian yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa terapi bekam basah mempengaruhi respon nyeri sendi pada penderita hiperurisemia di Rumah Sehat Arra Bondowoso.

Page 1 of 67 | Total Record : 668


Filter by Year

2023 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 14 No. 5 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 14 No. 4 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 14 No. 3 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 14 No. 2 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 14 No. 1 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 13 No. 5 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 13 No. 4 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 13 No. 3 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 13 No. 2 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 13 No. 1 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 12 No. 4 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 12 No. 3 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 12 No. 2 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 12 No. 1 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 11 No. 5 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 11 No. 4 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 10 No. 3 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 10 No. 2 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 10 No. 1 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 9 No. 6 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 9 No. 5 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 9 No. 4 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 9 No. 3 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 9 No. 2 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 9 No. 1 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 8 No. 5 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 8 No. 4 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 8 No. 3 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 8 No. 2 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 8 No. 1 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 7 No. 5 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 7 No. 4 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 7 No. 3 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 7 No. 2 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 7 No. 1 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 6 No. 5 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 6 No. 4 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 6 No. 3 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 6 No. 2 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 6 No. 1 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 5 No. 5 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 5 No. 4 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 5 No. 3 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 5 No. 2 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 5 No. 1 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 4 No. 5 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 4 No. 4 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 4 No. 3 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 4 No. 2 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 4 No. 1 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 3 No. 5 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 3 No. 4 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 3 No. 3 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 3 No. 2 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 3 No. 1 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 2 No. 5 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 2 No. 4 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 2 No. 3 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 2 No. 2 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 2 No. 1 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 1 No. 5 (2024): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 1 No. 4 (2023): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 1 No. 3 (2023): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 1 No. 2 (2023): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 1 No. 1 (2023): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan More Issue