Latar Belakang: Orang yang telah mencapai umur enam puluh tahun atau lebih dianggap lanjut usia atau lanjut usia berdasarkan Undang-Undang Nomor 13 Tahun 1998 (Gemini, 2021). Orang lanjut usia merupakan kelompok yang paling terkena dampak masalah penglihatan, yang dapat menyebabkan penurunan kualitas hidup mereka yang sudah rendah. Karena keberadaan suatu penyakit menurunkan kualitas hidup, maka keberadaan suatu penyakit dan gangguan penglihatan mempunyai pengaruh (Aninda Putri, 2024). Terapi tebak gambar ini adalah kegiatan stimulasi sensori dengan menstimulasi panca indra dengan menggunakan guessing game. Kegiatan penglihatan yaitu tebak gambar, lansia diajak untuk bisa mempersepsikan dan menstimulasi otak( Chintia Theresia Lumintang,2023). Metode: Metodologi studi kasus digunakan dalam desain penelitian ini. Pembahasan : Untuk memberikan asuhan keperawatan yang dibutuhkan Ny.R, dilakukan tebakan lebih lanjut pada gambar dan penjelasan fungsinya. Kesimpulan: Setelah dua minggu dari empat sesi menebak foto. Kata kunci : Lansia, Gangguan Penglihatan, Terapi Tebak Gambar
Copyrights © 2024