Penurunan kebugaran fisik pada lanjut usia ditandai dengan kemampuan jantung paru menurun, tidak mampu melakukan aktivitas fisik mandiri, daya tahan tubuh menurun sehingga mudah mengalami kondisi patologis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kualitas tidur dengan tingkat kebugaran fisik pada lansia. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan Non Probability dengan metode Purposive Sampling, sampel dalam penelitian ini sebanyak 46 responden. Instrumen penelitiaan ini menggunakan kuesioner yang telah dilakukan uji validitas dan reliabilitas dan lembar observasi. Analisis data menggunakan spearman rank. Hasil penelitian menunjukkan signifikansi nilai p value 0,000 < 0,05 dengan koefisien korelasi sebesar 0,718 yang termasuk dalam kategori kuat (0,9 – 1). kualitas tidur lansia di Posyandu Lansia Karang Werda Anggrek Desa Jubung kecamatan Sukorambi Sebagian besar tergolong buruk. tingkat kebugaran fisik lansia di Posyandu Lansia Karang Werda Anggrek Desa Jubung kecamatan Sukorambi mayoritas Tingkat sedang. Ada hubungan yang signifikan antara kualitas tidur dengan kebugaran fisik lansia. sehingga semakin semakin baik kualitas tidur semakin baik Tingkat kebugaran fisik lansia. Upaya untuk meningkatkan kebugaran fisik lansia dengan memberikan konseling informasi edukasi terkait perilaku hidup sehat yang dapat meningkatkan kualitas tidur dan kebugaran fisik.
Copyrights © 2024