Latar Belakang: Kanker payudara adalah kanker yang paling sering pada perempuan dan merupakan penyebab kematian kedua akibat kanker pada wanita, setelah kanker leher rahim. Upaya yang dapat dilakukan wanita untuk menemukan tanda dan gejala kanker payudara yaitu melakukan pemeriksaan payudara sendiri (SADARI). Pemeriksaan payudara sendiri sangat vital dalam pencegahan kanker payudara dan dianjurkan untuk dilakukan sejak dini ketika sudah mengalami menstruasi. Tujuan: penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan kesadaran dan motivasi dengan pemeriksaan payudara sendiri. Metode: Penelitiann ini merupakan jenis penelitian kuantitaf, desain penelitian deskriptif korelasional dengan menggunakan cross sectional. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 50 responden, dengan teknik total sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner kesadaran, kuesioner motivasi, kuesioner SADARI. Analisis data menggunakan uji spearmen rank. Hasil: Hasil penelitian menunjukan bahwa sebagian besar responden memiliki kesadaran, motivasi dan praktek pemeriksaan payudara sendiri yang cenderung kurang, berturut-turut sebanyak 50%, 64%, dan 74%. Analisis menunjukan ada hubungan yang bermakna antara kesadaran dan praktek pemeriksaan payusara sendiri secara statistik (0,000), begitupula motivasi dengan praktek pemeriksaan payudara sendiri (0,000). Ini dapat disimpulkan semakin baik tingkat kesadaran dan motivasi remaja, semakin baik praktek pemeriksaan payudara sendiri.Kata Kunci : Kesadaran, motivasi, sadari, kanker payudara.
Copyrights © 2024