Indonesia sebagai negara demokrasi menjunjung tinggi partisipasi rakyatnya dalam membuat dan menjalankan kebijakan-kebijakan politik. Seluruh rakyat memiliki hak untuk berpartisipasi dalam politik, termasuk mahasiswa. Pada tahun 2022 total mahasiswa ada sebanyak 9,32 juta, dengan angka tersebut, mahasiswa memiliki peran yang penting dalam menjalankan keberlangsungan politik negara melalui partisipasi politik. Partisipasi politik hadir tidak dalam satu bentuk spesifik, penggalangan dana merupakan salah satu bentuk partisipasi politik juga. Tetapi, seseorang butuh memiliki ketertarikan politik terlebih dahulu untuk bisa berpartisipasi politik. Maka itu, penelitian ini hendak melihat pengaruh antara ketertarikan politik dengan tingkat keinginan mahasiswa untuk berpartisipasi dalam penggalangan dana sebagai bentuk partisipasi politik. Pengambilan data berupa penyebaran survei kuantitatif yang ditujukan kepada mahasiswa yang berkuliah di universitas Jawa Barat, Indonesia. Penelitian ini menggunakan teori Civic Voluntarism Model (CVM). Setelah melakukan beberapa tes termasuk tes SEM, ditemukan bahwa ada pengaruh positif antara variabel eksogen dan variabel endogen pada penelitian ini. Maka itu, dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh antara ketertarikan politik mahasiswa Universitas Jawa Barat dengan keinginan mereka untuk mengikuti penggalangan dana politik. Kata Kunci: Civic Voluntarism Model, Ketertarikan Politik, Partisipasi Politik, Penggalangan Dana
Copyrights © 2024