Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana perilaku sopan sopan santun pada siswa/ siswi dan mengetahui pola asuh otoriter pada siswa/ siswi, selain itu untuk mengetahui hubungan antara pola asuh otoriter dengan perilaku sopan santun pada siswa di SMA Bunda Hati Kudus. siswa mengatakan ketika tidak ingin mengikuti mata pelajaran tertentu atau jika gurunya adalah guru baru, siswa berencana untuk berpura-pura ke toilet atau ke UKS, salah satu faktor penyebab siswa berperilaku seperti itu adalah karena mendapatkan pola asuh yang otoriter, orang tua yang memilihkan sekolah meskipun siswa tersebut tidak ingin bersekolah atas pilihan orang tuanya tetapi siswa harus mengikuti keinginan orang tuanya. Ini berhubungan dengan faktor yang memberi pengaruh pada perilaku sopan santun Jenis penelitian adalah kuantitatif dengan metode penelitian korelasional. Teknik sampel adalah purposive sampling dan jumlah sampel sebanyak 52 siswa. Uji validitas yang telah dianalisis skala pola asuh otoriter adalah 0,327-0,90 dan skala perilaku sopan santun adalah 0,293-0,710. Analisis uji reliabilitas diperoleh skala X 853 dan skala Y 899. Analisis uji normalitas data dihasilkan berdistribusi normal yaitu 200 dan uji linearitas data yang dihasilkan linear yaitu 707. Uji korelasi memiliki nilai signifikansi yaitu 226. hipotesis pada penelitian ini Ho diterima artinya tidak ada hubungan signifikan antara pola asuh otoriter dan perilaku sopan santun
Copyrights © 2024