Al-Jami'ah: Journal of Islamic Studies
No 26 (1981)

Metodologi Humaniora Dilthey (Sejarah, Pemikran, dan Pengaruhnya)

Risman, Abu (Unknown)



Article Info

Publish Date
06 Jun 2024

Abstract

Dalam Penelitiaan Ilmu-Ilmu Sosial serta Agama, Orang mempergunakan berbagai metode dan Teknik dalam upaya memahami subyek penelitiaan, agar memperoleh informasi yang reliabel mengenai obyek penelitiannya. Diantara metode-metode itu ialah metode verstehen, yang dalam dunia filsafat dikenal sebagai metodologi. Kata verstehen berarti memahami atau mengerti dari dalam. Maksudnya, memahami subyek dan obyek penelitiaan ataupun masyarakat informan dan masalahnya dari dalam diri mereka sendiri. Untuk itu para peneliti harus membuat diri mereka sendiri. Untuk itu para peneliti harus membuat diri mereka Bersatu mengomplot dengan subyek penelitiannya, dan merasa di dalamnya. Dengan kata lain, ia harus melakukan emphaty atau penghayatan terhadap masyarakat yang diteliti. Jadi metode verstehen ini, bersifat masyarakat-sentrik (Mulder, 1979: 7).  Yang memasarkan metode verstehen ini dalam sosiologi ialah Max weber. Tujuan sosiologi Weber ialah memahami arti subyektif kelakuaan social (A. Sartono, 1970:66). Max Webersendiri menyadap metode verstehen itu dari Dilthey, penciptannya apa dan bagaimanakah sebenarnya makna serta kegunaan verstehen itu sebagai metode penelitian seperti yang dikehendaki oleh perumusnya, inilah yang menjadi masalah makalah ini. Untuk menjawabnya, diperlukan sistematika p-embahasan sebagai berikut: Sejarah hidup Dilthey; Pemikiran Dilthey tentang metodologi Humaniora; pengaruh Pemikiran Dilthey.

Copyrights © 1981






Journal Info

Abbrev

AJIS

Publisher

Subject

Religion Humanities

Description

Al-Jamiah invites scholars, researchers, and students to contribute the result of their studies and researches in the areas related to Islam, Muslim society, and other religions which covers textual and fieldwork investigation with various perspectives of law, philosophy, mysticism, history, art, ...