Masa al Hakam II, Khalifah Sanjana (al jamiah No. 29, th.1983), secara ringkas telah diungkapkan salah satu masa keemasan, “”\sigle de ore” dari kaum Muslim di Andalusia, Spanyol. Sebagai kelompok kecil di tengah-tengah mayoritas pemeluk Nasrani, kaum Muslim pada waktu itu telah berhasil membuktikan diri mereka sebagai “creative minority” kelompok kecil yang kreatif. Mereka telah membaktikan seluruh hidup mereka dengan kerja keras tanpa mengenal Lelah bagi tegaknya panji-panji Islam, sebagaimana dilihat antara lain dalam bidang ilmu, tehnologi, dan arsitektur yang telah mereka wariskan. Ini dibuktikan oleh hamper setiap penduduk Spanyol pada waktu itu telah dapat membaca dan menulis, sedang pada masa yang sama bagain Eropa yang lain tengah tertidur dalam abad tengah, abad kegelapan; para penguasa tertinggi, para raja Eropa pada waktu itu masih sulit untuk dapat menuliskan nama mereka sendiri. Dalam bidang tehnologi, umat Islam waktu itu telah mampu membangun dan mengembangkan jaringan pengairan, irigasi, yang berhasil menyuburkan lahan-lahan pertaniaan yang gersang yang memberikan kemakmuran dengan hasil-hasil pertaniaan yang beraneka ragam dan berlimah ruah. Mereka juga dapat membangun dan mengembangkan jaringan jalan-jalan yang memberikan keamana bagi seluruh rakyat, serta memperlancar komunikasi dan perdagangan; sedang dalam waktu yang sama jalan-jalan di jantung London masih penuh lumpur lebih-lebih pada waktu hujan. Mereka juga telah berhasil mendirikan berbagai istana, rumah sakit, maupun Gedung-gedung perpustakaan. Alhambra menjadi salah satu bukti puncak arsitektur muslim pada waktu itu. Kaum muslim yang kecil dan penuh kreativitas serta menjalankan adidah Islam sebaik-baiknya dan berpihak pada golongan dhuafa, kaum lemah, telah melahirkan masa keemas an yang belum pernah dialami Spanyol baik sebelum maupun sesudahnya. Serba kelebihan Spanyol pada waktu itu dengan padat diketengahkan oleh salah seorang cendikiawan non-Muslim, Stanley Lane-Poole: “For nearly eight centuries, under her Mohammedan ruler, Spain set to all Europe a Shining example of a civilized and enlightened state”.
Copyrights © 1983