Nikel merupakan salah satu jenis logam berat yang berwarna putih keperakan, yang dapat masuk ke badan perairan melalui sumber alami dan antropogenik yang terkait dengan aktivitas manusia seperti pelayaran, pertambangan dan limbah perkotaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan logam berat nikel pada air laut dan mengetahui pengaruh parameter oseanografi terhadap kandungan logam berat nikel pada air laut. Penelitian ini dilaksanakan di Perairan Sangi-Sangi pada bulan November 2022 dengan tujuh titik stasiun penelitian. Metode pengambilan sampel air laut dan pengukuran parameter oseanografi dilakukan secara in situ dan analisis kandungan logam berat nikel menggunakan instrumen Atomic Absorption Spectrophotometry (AAS). Hasil dari penelitian ini menunjukkan konsentrasi logam berat nikel dengan nilai rata-rata 0,0128 mg/L dengan konsentrasi terendah berada pada stasiun 5 dengan nilai 0,009 mg/L, dan konsentrasi tertinggi berada pada stasiun 7 dengan nilai 0,018 mg/L. Hasil pengukuran parameter oseanografi perairan diperoleh kisaran yaitu kecepatan arus 0,05-0,20 m/s, suhu 30-31oC, Salinitas 23-25 ppt, dan pH 6-7. Kandungan logam berat nikel pada air laut masih dibawah ambang batas baku mutu logam berat nikel pada air laut peruntukan biota laut berdasarkan keputusan menteri lingkungan hidup no 51 tahun 2004. Parameter oseanografi yang paling berpengaruh terhadap konsentrasi logam berat nikel di perairan Desa Sangi-Sangi yaitu salinitas. Kata kunci: Atomic Absorption Spectrophotometry (AAS), Desa Sangi-Sangi, Logam Berat, Nikel (Ni).
Copyrights © 2024