Kawasan perdagangan pasar Sentral Kabupaten Majene padat akan jumlah pengunjung yang menyebabkan kemacetan di ruas jalannya. Upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi hal ini adalah dengan menganalisis bangkitan dan tarikan perjalanan lalu lintas pada tata guna lahan. Survey dilakukan melalui wawancara. Metode dalam pemodelan bangkitan dan tarikan perjalanan adalah dengan metode regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik perjalanan masyarakat ke Pasar Sentral Majene serta faktor yang mempengaruhi bangkitan dan tarikan perjalanan masyarakat adalah jumlah pendapatan rata-rata tiap bulan (X2) dan luas lahan Pasar Sentral Majene (X7). Model bangkitan dan tarikan perjalanan yang didapatkan dari hasil analisa adalah Y = 0,889 + 0,052 X1 + 0,354 X2 - 0,068 X3 + 0,079 X4 + 0,322 X5 + 0,179 X6 + 0,307 X7 + 0,062 X8Di Indonesia transportasi udara memegang peranan penting. Seiring dengan berkembangnya sektor perekonomian dan pariwisata di suatu daerah, maka pengembangan bandar udara sangatlah dibutuhkan keberadaannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana potensi pengembangan bandar udara perintis dalam upaya mendukung pariwisata di Provinsi Sulawesi Selatan. Pengembangan Bandar udara yang dikaji adalah pengembangan bandar udara H. Aroepala di Kabupaten Selayar dala upaya mendukung pariwisata Takabonerate sebagai Kawasan Strategis pariwisata Nasional. Metode yang digunakan adalah Deskriptif Analisis dan Pengamatan langsung di lokasi survey. Hasil dari analisis adalah Kesimpulan menunjukkan bahwa dari upaya pengembangan bandar udara perintis dengan menambah rute penerbangan ke bandar udara perintis, maka akan sangat menunjang dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan pariwisata di Provinsi Sulawesi Selatan.
Copyrights © 2023