Internet addiction merupakan penggunaan internet berlebihan dan tidak terkontrol yang dilakukan oleh seseorang. Mahasiswa seringkali terkena internet addiction dikarenakan mahasiswa banyak menggunakan waktunya untuk berinternet. Internet addiction banyak memberikan dampak negatif bagi mahasiswa. Mahasiswa perlu mengetahui faktor-faktor pendorong terjadinya internet addiction agar terhindar darinya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh antara fear of missing out dan emotional intelligence terhadap internet addiction pada mahasiswa. Partisipan dalam penelitian ini adalah 400 orang mahasiswa aktif yang berkuliah di Kota Surabaya. Penelitian ini menggunakan tiga alat ukur untuk mengukur masing-masing variabel, yaitu: Internet Addiction Test (IAT), Online Fear of Missing Out (ON-FoMO) dan Trait Emotional Intelligence Questionnaire Short Form (TEIQUE-SF). Teknik sampling yang digunakan pada penelitian ini adalah purposive sampling. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan uji regresi linear berganda. Hasil analisis memperlihatkan kedua variabel berpengaruh terhadap internet addiction pada mahasiswa. Penelitian ini juga menemukan hasil bahwa sumbangan efektif dari FoMO terhadap internet addiction lebih besar dibandingkan sumbangan efektif emotional intelligence terhadap internet addiction.
Copyrights © 2024