Bobayaga Shi, sebuah produk makanan suvenir dari Kabupaten Hamparan Perak, mengalami fluktuasi penjualan roti bata yang menyebabkan volume penjualan yang tidak stabil. Penelitian ini menganalisis dampak bauran pemasaran dalam meningkatkan volume penjualan Bobayaga Shi. Dengan menggunakan model regresi linear berganda dalam dua analisis, analisis pertama dengan variasi asli menghasilkan persamaan Y = 378.957 + 0.991X1 - 0.030X2 - 0.001X3 + 0.000X4. Koefisien determinasi (R2) sebesar 0,994 menunjukkan bahwa 99,4% variabel volume penjualan dapat dijelaskan oleh produk (x1), harga (x2), distribusi (x3), dan promosi (x4), sementara sisanya 0,6% dijelaskan oleh variabel lain di luar model. Hasil uji F menunjukkan bahwa variabel produk, harga jual, distribusi, dan promosi secara signifikan memengaruhi volume penjualan roti bata. Pada uji T parsial, variabel produk, harga jual, dan distribusi memiliki pengaruh signifikan, sedangkan variabel promosi tidak berdampak signifikan pada volume penjualan Brick Bread. Analisis kedua dengan variasi topping menghasilkan persamaan Y = -344.877 + 0.995X1 + 0.003X2 + 0.000X3 + 0.000X4, dan R2 sebesar 0,991. Uji F untuk variabel produk, harga jual, distribusi, dan promosi menunjukkan dampak signifikan pada volume penjualan roti bata. Uji t parsial menunjukkan bahwa produk memiliki dampak signifikan, sedangkan harga jual, distribusi, dan promosi tidak berdampak signifikan pada volume penjualan Brick Bread.
Copyrights © 2024