Waduk Sengguruh merupakan salah satu waduk yang mengalami penurunan daya tampung diakibatkan oleh adanya sedimentasi. Hal tersebut dikarenakan lokasi Bendungan Sengguruh berada pada bagian hilir pertemuan dua sungai yaitu Sungai Lesti dan Sungai Brantas. Maka Perum Jasa Tirta I sebagai pengelola rutin melakukan kegiatan penggelontoran sedimen (flushing) pada Waduk Sengguruh. Dengan dilakukannya operasi flushing dirasa akan berdampak signifikan pada perubahan morfologi di sepanjang sistem Sungai Brantas. Ketika flushing berlangsung, kecepatan aliran pada semua lokasi sungai mengalami kenaikan secara perlahan dikarenakan terjadi penurunan elevasi muka air sungai. Sedangkan setelah 18 jam keatas, justru terjadi peningkatan kecepatan aliran yang cukup besar pada sisi hilir Sungai Brantas, sehingga besar erosi yang terjadi pada sisi hilir mencapai 6 meter. Pada longsection sungai, hulu Sungai Brantas cenderung mengalami degradasi dengan perubahan rata-rata 1-4 meter, sedangkan di bagian hilir Sungai Brantas mengalami degradasi hingga kedalaman 7 meter. Selain itu didapatkan hasil berdasarkan cross section sungai diketahui bahwa perubahan kedalaman dasar sungai terlihat paling signifikan pada bagian hilir Sungai Brantas. Kata kunci: morfodinamika, flushing, erosi/sedimentasi
Copyrights © 2023