Pemerataan infrastruktur jalan di pedesaan banyak menggunakan tipe perkerasan kakusesuai dengan kualitas yang dibutuhkan. Indikator yang dipakai dalam menilai kualitas suatu perkerasan kaku dapat dilihat dari kapasitas tegangan lentur dan lendutan. Tanah sebagai dasar dari sebuah pondasi perkerasan jalan memiliki beberapa parameter tanah yang mempengaruhi kekuatan daya dukung tanah dalam menerima beban, salah satunya yaitu nilai CBR (California Bearing Ratio). Oleh karena itu, melalui penelitian ini akan dilakukan percobaan untuk menemukan hubungan antara tegangan lentur dan lendutan pada pelat perkerasan kaku terhadap nilai CBR secara teoritis. Penelitian ini menggunakan metode Beam on Elastic Foundation milik Hetenyi untuk analisis tegangan lentur dan lendutan. Variasi nilai CBR yang digunakan sebesar 5,77%, 8,12%, dan 12,83% dengan mutu beton 34,77 MPa. Berdasarkan perbandingan, menunjukkan bahwa hasil teoritis dan eksperimental memiliki hasil yang sesuai dengan hipotesis dan tidak jauh berbeda. Semakin tinggi nilai CBR yang dipakai, maka akan semakin kecil besar tegangan lentur dan lendutan yang terjadi pada perkerasan kaku. Kata Kunci: BoEF (Beam on Elastic Foundation), CBR subgrade, Lendutan, Perkerasan Kaku, Tegangan Lentur.
Copyrights © 2024