Jagung manis merupakan tanaman unggulan setelah padi karena mengandung gula, protein dan nutrisi yang dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan pangan. Permintaan kebutuhan jagung yang terus meningkat, sehingga diperlukan upaya peningkatan melalui pemberian pupuk yang diberikan untuk meningkatkan produksi. Tujuan penelitian dilakukan untuk mengetahui pengaruh dosis pupuk kandang dan pupuk kalium terhadap pertumbuhan jagung manis. Penelitian ini dilaksanakan di kebun percobaan Universitas Bina Insan. Penelitian ini menggunakan rancangan acak kelompok faktorial dengan 2 faktor perlakuan, yaitu faktor perlakuan pertama adalah pupuk kotoran hewan yang terdiri dari 3 taraf: P1: kotoran sapi, P2: kotoran kambing, P3: pupuk kotoran ayam. Faktor perlakuan selanjutnya adalah dosis pupuk kalium yang terdiri dari 3 taraf yaitu M1 2,5 g polibag-1, M2 5 g polibag-1, dan M3 7,5 g polibag-1. Hasil penelitian menunjukkan pemberian perlakuan pupuk kotoran ternak dan perlakuan dosis pupuk kalium tidak menunjukkan peningkatan tinggi tanaman, jumlah daun, diameter batang, panjang akar dan berat kering tanaman secara nyata. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa pemberian pupuk kotoran ayam (P3) memberikan pertumbuhan tanaman jagung manis yang paling baik meskipun tidak nyata, pemberian pupuk kandang kalium 5 g polibag-1 (M2) memberikan peningkatan yang terbaik pada tanaman jagung manis. Interaksi Perlakuan kotoran kandang ayam dan dosis kalium 2,5 g dalam polibag-1 memberikan hasil terbaik.
Copyrights © 2023