Perekonomian dunia tumbuh melambat karena adanya pandemi Covid-19. Usaha Mikro kecil menengah (UMKM) sebagai sub sektor industri kreatif juga mengalami dampak yang sangat signifikan. Berbagai kesulitan dan kendala yang dihadapi mulai dari turunnya tingkat penjualan, modal usaha, harga bahan baku yang tinggi, serta sumber daya manusia yang rendah menjadi faktor yang memicu penurunan omset pelaku UMKM di Kabupaten Gresik. Untuk mengatasi hal tersebut dibutuhkan analisis faktor-faktor internal dan eksternal yang dimiliki UMKM, hal ini untuk mengetahui kondisi dan posisi UMKM Kabupaten Gresik saat ini pasca Pandemi Covid-19. Tujuan penelitian ini adalah menyusun strategi alternatif untuk peningkatan daya saing sebagai bentuk pemulihan kondisi UMKM pasca pandemi Covid-19. Hasil analisis diperoleh bahwa strategi alternatif yang disusun yaitu peran penting pelaku usaha untuk melakukan kerjsama dengan pemerintah daerah sebagai fasilitator dan pendamping serta regulator kebijakan daerah untuk memberikan kemudahan pengurusan Nomor Induk berusaha (NIB), pemanfaatan digtialisasi untuk memperluas jangkauan pemasaran produk. Peningkatan kerjasama pola kemitraan dengan BUMN sebagai industri yang mengelola hilirisasi sumber daya yang unggul. Inovasi produk sangat penting dilakukan karena semakin tinggi tingkat persaingan usaha sejenis, maka perlu dilakukan perbaikan cara pengemasan sebagai salah satu bentuk untuk membangung branding produk UMKM.
Copyrights © 2023