Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

Pengukuran Tingkat Kualitas Pelayanan Pit-Stop Kopi Gresik Narto, Narto
Jurnal INTECH Teknik Industri Universitas Serang Raya Vol 5, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (406.813 KB) | DOI: 10.30656/intech.v5i1.1453

Abstract

Coffee Pit Stop is one of the coffee shops in the city of Gresik, with its segmentation of consumers being middle and lower markets at prices that are very affordable for every community. Based on the initial survey, some complaints were felt by the customer, including seating for only one person so that if they came together with a large number they had to adjust their place first, the service was less representative; the taste variants were limit to each menu offered. This study aims to measure customer satisfaction by using the Servqual, IPA, and PGCV method with 100 respondents. The results showed that there were three attributes in quadrant A namely P4 very complete support facilities with PGCV values of 5.99, P5 wide and safe parking area with a PGCV value of 5.54, P10 immediately providing the right service according to customer desires with amount PGCV is 5.50. The corrective action taken to improve service quality is to carry out routine cleaning of the supporting facilities owned by Gresik Pit Stop. Suitable parking arrangements by parking officers must always consider so that the effectiveness of land use can be maximized, and the waiter must pay attention to the accuracy and speed in serving customers so that customer satisfaction will be creating.
UPAYA PERCEPATAN PROYEK RUMAH HUNIAN DENGAN OPTIMALISASI BIAYA DI PT. XYZ DENGAN PENDEKATAN CPM & PERT Narto, Narto; Lukmandono, Lukmandono
Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi Terapan Inovasi Teknologi Infrastruktur Berwawasan Lingkungan
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Waktu dan biaya penyelesaian proyek adalah hal penting yang harus direncanakan dan dikendalikan dalam pelaksanaan proyek. Untuk mendapatkan waktu dan biaya yang minimum tanpa harus mengurangi kualitas output yang dihasilkan, maka diperlukan suatu perencanaan jaringan kerja  dan menyusun jadwal kerja yang optimum sehingga penyelesaian proyek selesai tepat pada waktunya. Pada proyek pembangunan rumah hunian di PT. XYZ terdapat 40 aktivitas kegiatan terdiri dari 6 sub kegiatan. Untuk mengatasi permasalahan tersebut digunakan metode CPM untuk menganalisa penyelesaian proyek dengan efisiensi waktu dan metode PERT dengan tiga estimasi waktu untuk mengetahui tingkat probabilitas kemungkinan kurun penyelesaian proyek tepat waktu.  Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dengan menggunakan metode CPM didapatkan durasi waktu penyelesaian proyek normal adalah 446 hari, dengan biaya total penyelesaian proyek adalah Rp. 3.665.822.000 sedangkan dengan menggunakan metode PERT durasi penyelesaian proyek dengan nilai te = 444,5 hari dan titik proyek dipercepat (TPD) adalah 318 hari dengan biaya penyelesaian proyek adalah Rp. 3.115.926.000.
Efektivitas Buku Saku Higiene dan Sanitasi Makanan Untuk Meningkatkan Pengetahuan dan Praktik Keamanan Makanan Haryanti, Sri; Narto, Narto; Sugianto, Sugianto; Muryani, Sri
Ruwa Jurai: Jurnal Kesehatan Lingkungan Vol. 18 No. 1 (2024)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Tanjung Karang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26630/rj.v18i1.4264

Abstract

Makanan yang tidak diolah dengan benar dapat meningkatkan risiko keracunan dan penyebaran penyakit. Pengetahuan penjamah makanan menjadi bagian penting dalam pengolahan makanan yang memenuhi standar kesehatan. Penelitian bertujuan mengevaluasi buku saku higiene sanitasi makanan untuk meningkatkan pengetahuan dan praktik keamanan makanan para penjamah makanan. Penelitian menggunakan one group pre-test post-test design pada bulan April-Juni 2023 di Kecamatan Tegalrejo Yogyakarta. Empat puluh lima penjamah makanan dipilih secara purposive dan dilibatkan selama penelitian. Penelitian dilakukan dengan penilaian sebelum dan sesudah intervensi menggunakan buku saku. Lima belas pertanyaan digunakan untuk menilai pengetahuan, dan enam komponen diamati untuk menilai praktik keamanan makanan. Sebaran data diuji dengan Shapiro-Wilk, selanjutnya dianalisis dengan uji Wilcoxon untuk menilai perbedaan nilai sebelum dan sesudah intervensi. Nilai N-Gain diterapkan untuk menilai efektivitas intervensi buku saku. Penelitian menemukan bahwa intervensi dengan buku saku meningkatkan skor pengetahuan sebesar 1,6% – 72,6% (median 14,6%) dan praktik sebesar 5,9% – 72,7% (median 18,2%). Proporsi tingkat pengetahuan baik meningkat dari 46,7% menjadi 95,4% setelah intervensi. Sementara praktik yang baik meningkat dari 62,2% menjadi 86,7%. Hasil analisis statistik menunjukkan perbedaan skor pengetahuan (P = 0,0001) dan praktik (P = 0,0001) antara sebelum dan sesudah intervensi. Nilai N-Gain menjelaskan bahwa metode buku saku efektif meningkatkan pengetahuan (g = 0,477) dan praktik keamanan makanan (g = 0,524). Penelitian ini membuktikan bahwa intervensi buku saku dapat meningkatkan pengetahuan dan praktik penjamah makanan dalam keamanan pangan. Metode buku saku cukup efektif penerapannya sehingga menjadi salah satu alternatif untuk meningkatkan pengetahuan dan praktik keamanan pangan.
Strategi Penguatan Daya Saing UMKM Sebagai Upaya Pemulihan Pasca Pandemi Covid-19 di Kabupaten Gresik Narto, Narto; Hari Mukti, Gatot Basuki
JITMI (Jurnal Ilmiah Teknik dan Manajemen Industri) Vol. 6 No. 2 (2023): JITMI
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/jitmi.v6i2.y2023.p94-100

Abstract

Perekonomian dunia tumbuh melambat karena adanya pandemi Covid-19. Usaha Mikro kecil menengah (UMKM) sebagai sub sektor industri kreatif juga mengalami dampak yang sangat signifikan. Berbagai kesulitan dan kendala yang dihadapi mulai dari turunnya tingkat penjualan, modal usaha, harga bahan baku yang tinggi, serta sumber daya manusia yang rendah menjadi faktor yang memicu penurunan omset pelaku UMKM di Kabupaten Gresik. Untuk mengatasi hal tersebut dibutuhkan analisis faktor-faktor internal dan eksternal yang dimiliki UMKM, hal ini untuk mengetahui kondisi dan posisi UMKM Kabupaten Gresik saat ini pasca Pandemi Covid-19. Tujuan penelitian ini adalah menyusun strategi alternatif untuk peningkatan daya saing sebagai bentuk pemulihan kondisi UMKM pasca pandemi Covid-19. Hasil analisis diperoleh bahwa strategi alternatif yang disusun yaitu peran penting pelaku usaha untuk melakukan kerjsama dengan pemerintah daerah sebagai fasilitator dan pendamping serta regulator kebijakan daerah untuk memberikan kemudahan pengurusan Nomor Induk berusaha (NIB), pemanfaatan digtialisasi untuk memperluas jangkauan pemasaran produk. Peningkatan kerjasama pola kemitraan dengan BUMN sebagai industri yang mengelola hilirisasi sumber daya yang unggul. Inovasi produk sangat penting dilakukan karena semakin tinggi tingkat persaingan usaha sejenis, maka perlu dilakukan perbaikan cara pengemasan sebagai salah satu bentuk untuk membangung branding produk UMKM.
Pelatihan Pembuatan Pupuk Kompos dari Bahan Organik Haliza, Annisa Krisnur; Cahyani, Latifa Dian; Qosamah, Khalda; Narto, Narto
Masyarakat Berdaya dan Inovasi Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : Research and Social Study Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33292/mayadani.v5i1.173

Abstract

Pengomposan ialah salah satu dari berbagai metode pengolahan sampah organik dimana bertujuan untuk mengurangi dan juga mengubah komposisi sampah menjadi produk yang bermanfaat. Artikel ini berupaya memberikan gambaran dan penjelasan terkait program kerja pembuatan pupuk kompos, meliputi proses, tahapan hasil, dan manfaatnya. Proses pengomposan dilakukan secara alami yaitu mendaur ulang bahan organik, seperti daun dan sisa makanan, menjadi pupuk berharga yang dapat menyuburkan tanah dan tanaman. Penulisan artikel ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan dengan model deskriptif eksplanatif. Hasilnya, masyarakat menerima pemahaman dan wawasan baru dalam hal pemanfaatan limbah rumah tangga yang bisa dilakukan dengan sederhana dan terjangkau. Selain itu, masyarakat dapat mengurangi penggunaan pupuk kimia dan pupuk buatan pabrik yang umumnya sudah digunakan oleh masyarakat desa, sehingga dapat meminimalkan pengeluaran masyarakat petani desa dalam proses bercocok tanam. Artikel ini diperoleh pada saat pelaksanaan KKN Jurusan Kesehatan Lingkungan Poltekkes Kemenkes Yogyakarta Tahun 2024.
Pengamanan Limbah Cair Industri UMKM dengan Teknologi Rotating Biological Contactor dan Filter Limbah Gerabah Kasongan di Dusun Onggobayan Mulyaningsih, Tri; Narto, Narto; Suwerda, Bambang; Murti, Aliya Nugrafitra
JGEN : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2025): JGEN : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Februari 2025
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/jgen.v3i1.702

Abstract

Menurut Undang-Undang Republik Indonesia No.32 tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, menyebutkan bahwa limbah adalah sisa suatu hasil buangan usaha dan atau kegiatan. Di Indonesia, limbah industri seringkali dibuang ke sungai atau area pemukiman sehingga menimbulkan dampak pada lingkungan seperti menimbulkan bau yang tidak sedap serta mengurangi estetika hingga mengganggu kesehatan masyarakat. Limbah cair yang dihasilkan oleh Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) seringkali tidak dikelola dengan baik, mengakibatkan pencemaran lingkungan yang berpotensi membahayakan kesehatan masyarakat dan ekosistem. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan solusi melalui program pengabdian masyarakat yang fokus pada pengamanan dan pengelolaan limbah cair di industri UMKM. Metode yang digunakan diawali dengan tahap persiapan dari segi perizinan dan waktu pelaksanaan, kemudian tahap pelaksanaan dengan melakukan sosialisasi dan pengukuran tingkat pengetahuan pemilik UMKM tentang pengolahan limbah cair serta evaluasi kegiatan. Kegiatan ini mampu meningkatkan pengetahuan pemilik UMKM tentang pengolahan limbah cair dengan nilai p-value 0.0005, sehingga diharapkan dapat mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan.
Pengaruh Variasi Waktu Kontak Terhadap Penurunan Kadar Fe Dalam Air Minum Menggunakan Media Arang Sekam Padi dan Ferrolite Cahyani, Latifa Dian; Narto, Narto; Rois, Ibnu
Ruwa Jurai: Jurnal Kesehatan Lingkungan Vol. 18 No. 2 (2024)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Tanjung Karang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26630/rj.v18i2.4563

Abstract

Kandungan besi (Fe) yang tinggi dalam air minum dapat menjadi faktor risiko kesehatan, terutama gangguan pencernaan, fungsi hati dan fungsi paru. Penelitian bertujuan untuk menganalisis pengaruh variasi waktu kontak terhadap penurunan kadar Fe dalam air, menggunakan media arang sekam padi dan ferrolite. Penelitian menggunakan rancangan Pre-test Post-test Design, pada tiga variasi waktu kontak (15, 20, dan 30 menit) dengan tiga kali pengulangan. Dua jenis media digunakan dalam penelitian ini, yaitu arang sekam padi (ketebalan 50 cm) dan ferrolite (ketebalan 30 cm). Sedangkan air baku yang digunakan untuk penelitian diambil dari sumur penduduk di Dukuh Sudimoro, Timbulharjo, Sewon, Bantul, Yogyakarta. Pengukuran kadar Fe dilakukan sebelum dan sesudah perlakuan. Keseluruhan data dianalisis dengan uji Kruskal-Wallis untuk mengetahui perbedaan kadar Fe antara sebelum dan sesudah perlakuan, serta uji Wilcoxon Signed Ranks untuk mengetahui perbedaan kadar Fe pada setiap perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan penurunan kadar Fe pada setiap variasi percobaan, secara berurutan sebesar 74,3% (15 menit), 79,50% (20 menit), dan 80,90% (25 menit). Hasil analisis statistik secara signifikan membuktikan perbedaan kadar Fe antara sebelum dan sesudah perlakuan (P= 0,008). Penelitian juga membuktikan pengaruh signifikan waktu kontak terhadap penurunan kadar Fe (P= 0,027). Penurunan paling optimal pada waktu kontak 25 menit, sebesar 80,90% (dari 3,40 mg/L menjadi 0,67 mg/L). Hasil penelitian telah membuktikan bahwa penggunaan media arang sekam padi dan ferrolite dapat menurunkan kadar Fe hingga 80,90%, pada waktu kontak selama 25 menit.
Peran Pengendalian Persediaan Bahan Baku dengan Pendekatan Bullwhip Effect dalam Supply Chain Narto, Narto; Hamim, Moh. Ismail; HM, Gatot Basuki; Junianto, Dwi; Mahsun, Moch
Idarotuna : Journal of Administrative Science Vol. 5 No. 2 (2024): November
Publisher : Program Study Office Adminstrative of Akademi Komunitas Teknologi Syarifuddin Lumajang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54471/idarotuna.v5i2.106

Abstract

The demand for broiler chicken meat has increased over the past few decades due to changes in consumption patterns. This condition has led to information distortion and a significant rise in broiler chicken meat demand. CV HMS, as a distributor, faces fluctuating customer demand, which results in a bullwhip effect, making it difficult for the company to control raw material inventory. To address this phenomenon, raw material inventory control is required using forecasting techniques to estimate future demand and avoid delays in customer deliveries. The objective of this study is to identify the most appropriate forecasting method and determine the bullwhip effect values before and after applying the selected forecasting method. This enables the company to avoid stock shortages or surpluses of broiler chickens, ultimately supporting supply chain efficiency. The analysis results indicate that the most suitable forecasting method is single exponential smoothing with an α value of 0.9, which shows a reduction in the bullwhip effect value from 1.05 to 0.99. By employing accurate forecasting techniques and effectively measuring the bullwhip effect, the company can develop strategies for raw material inventory control.
Pelatihan Peningkatan Pembelajaran Mandiri melalui Literasi Teknologi Large Language Model bagi Siswa Sekolah Menengah Kejuruan Sutarto, Auditya Purwandini; Narto, Narto; Rosyidi, Moh Ririn; Yusuf, Moh Hafidz; Izzah, Nailul; Rufaidah, Anik; Suparno, Suparno; Iksan, Iksan; Hanim, Muhammad Ismail
Jurnal Pengabdian Masyarakat (ABDIRA) Vol 5, No 2 (2025): Abdira, April
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/abdira.v5i2.601

Abstract

To produce high-quality graduates from Vocational High Schools (SMK), Education must develop mastery of hard skills and development of soft skills, including independent learning skills. This Community Service Program (PKM) aims to enhance the technological literacy of students at SMKN 1 Duduksampeyan, particularly in utilizing Large Language Models (LLM) such as ChatGPT and Gemini.. The methods used in this program include lectures and practice sessions. The lecture sessions are designed to provide an understanding of the basic concepts, history, and applications of LLM in various sectors, particularly accounting. The practice sessions involve hands-on training in using LLM, where students are taught effective prompting techniques to complete school assignments and improve their analytical skills. Based on the pre-test questionnaire results, nearly 20% of students had never used LLM, while 5% considered this technology less beneficial. The main challenges faced were limited internet access and a lack of understanding of how to use the technology. This program is expected to equip students with adaptive skills and support the integration of LLM in vocational education.
Case Study of 250 ML Glass Drinking Water Product Defects with Lean Six Sigma and FMEA Rosyidi, Moh Ririn; Izzah, Nailul; Narto, Narto
IJIEM - Indonesian Journal of Industrial Engineering and Management Vol 6, No 1: February 2025
Publisher : Program Pascasarjana Magister Teknik Industri Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/ijiem.v6i1.27540

Abstract

The quality of this product/service is critical because it is a component of consumer needs that provides an assessment of the product that has been purchased; consumers will buy the product again if the quality matches existing specifications; and consumers will indirectly recommend it to other consumers who will purchase it. The same product of established quality. Clue for business actors: product/service quality is essential for a company's survival; ongoing quality improvement measures in response to competition that can match product quality; and minimizing faults in the manufacturing process. PT. XYZ, the findings of this study will help to reduce waste (defects) by recognizing, understanding, and managing the quality of drinking water glass products in a measured and systematic way. The results show that there is a lot of waste that occurs in product faults (27), and it can be noted that activities have a VA value of 11%, NNV 64%, NVA 11%, and a sigma value of 3, dpmo 12,256 in 250ml bottled glass drinking water goods. There is a need for repairs and control, material inspection prior to the process, regular operator training, warning operators not to make mistakes, replacing or replacing machine units that are no longer suitable, and providing clearer work procedures to resolve defects and waste problems.