Penelitian ini menganalisis model pembelajaran Pendidikan Agama Kristen dengan menggunakan Keluaran 13:18 sebagai referensi, yang menggambarkan perjalanan bangsa Israel dari perbudakan ke Tanah Perjanjian. Penelitian ini menggunakan pendekatan hermeneutika untuk menafsirkan teks Alkitab ini dan mengeksplorasi relevansinya dengan pembelajaran modern. Penelitian ini mengkaji pendekatan pembelajaran intelektual, emosional, dan spiritual serta membandingkan prinsip-prinsip dalam Keluaran 13:18 dengan praktik pendidikan Kristen saat ini. Tujuannya adalah untuk mengidentifikasi model-model pembelajaran yang konsisten dengan ajaran Alkitab dan menyarankan cara-cara untuk meningkatkan pendidikan Kristen dengan mengintegrasikan pengalaman hidup, pengembangan karakter, dan bimbingan rohani. Studi ini menyimpulkan bahwa pendidikan Kristen yang efektif harus mengambil pendekatan holistik, menggabungkan elemen intelektual, emosional, dan spiritual sambil menawarkan bimbingan yang berkelanjutan. Metode terpadu ini lebih relevan untuk mendorong pertumbuhan siswa dalam hal iman dan karakter, dengan menekankan pembelajaran yang tidak hanya informatif tetapi juga transformasional.
Copyrights © 2023