Sektor properti dan real estate merupakan sebuah bidang yang sangat sulit diprediksi sekaligus berisiko tinggi. Industri properti dan real estate adalah industri yang bergerak di bidang pengembangan jasa dengan memfasilitasi pembangunan kawasan-kawasan yang terpadu dan dinamis. Sektor property dan real estate terus mengalami perkembangan dan pertumbuhan. Baik buruknya struktur modal akan memberikan dampak secara langsung terhadap posisi finansial perusahaan. Agar aktivitas operasional dan investasi perusahaan berjalan lancar, maka struktur modal akan menjadi sangat penting karena pertumbuhan dan perkembangan bisnis perusahaan sangat memerlukan pendanaan. Nilai dari struktur modal ini merupakan perbandingan dari jumlah utang jangka panjang dengan modal yang dimiliki sendiri oleh perusahaan. Struktur modal merupakan komposisi modal perusahaan dari jumlah utang hutang jangka panjang dengan modal sendiri. Dalam penelitian ini struktur modal diukur dengan menggunakan debt to equity ratio (DER). Tujuan Penelitian, ini adalah untuk mengetahui faktor yang mempengaruhi struktur modal sector properti dan real estate yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2018-2022. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah statistik deskriptif, uji asumsi klasik, dan analisis regresi linear berganda. Dari hasil penelitian yang dilakukan, ditemukan bahwa non-debt tax shield tidak berpengaruh signifikan, profitabilitas dan tangibility berpengaruh signifikan dengan arah negatif, sedangkan firm size berpengaruh signifikan dengan arah yang positif terhadap struktur modal.
Copyrights © 2024