Penggunaan financial technology (fintech) pada usaha fashion sangat penting, mengingat sub-sektor fashion tercatat memiliki nilai ekspor tertinggi pada industry kreatif tahun 2017-2019. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi minat pelaku UMKM Sektor Fashion di Kota Tasikmalaya dalam mengadopsi fintech berdasarkan pendekatan Theory of Planned Behavior (TPB). Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan Struktural Equation Modeling (SEM) untuk menguji konseptualisasi teoritis terhadap 56 responden pemilik usaha fashion di Kota Tasikmalaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adopsi fintech pelaku usaha fashion di Kota Tasikmalaya dipengaruhi oleh faktor sikap, norma sosial, dan control perilaku, selain itu informasi yang berkualitas menjadi input dari ketiga variabel tersbut untuk menggunakan fintech. Berdasarkan hal tersebut, penelitian ini memberikan kontribusi terkait literatur tentang minat menggunakan financial technology dari sudut pandang teori TPB (Theory of Planned Behavior) pada usaha fashion di Kota Tasikmalaya.
Copyrights © 2024