POFA (Palm Oil Fuel Ash) atau abu cangkang kelapa sawit dan air laut memiliki potensi untuk digunakan dalam beton sebagai upaya pengurangan biaya konstruksi dan masalah limbah lingkungan. POFA mengandung sifat pozzolan seperti yang terkandung pada semen sehingga berpotensi digunakan sebagai mineral pada campuran beton. Oleh karena itu pemanfaatan POFA dan air laut pada campuran beton berpotensi dilakukan, namun perlu diperhatikan juga terkait potensi masalah korosinya. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi penggunaan POFA hingga 20% sebagai pengganti semen dan pengaruh pencampuran air laut terhadap kekuatan dan korosi baja tulangan pada beton. Kuat tekan beton dievaluasi dengan melakukan uji tekan pada spesimen selinder dengan diameter dan tinggi masing-masing 100 mm dan 200 mm pada umur 7 hari dan 28 hari. Selanjutnya, benda uji selinder beton dengan diameter tulangan 10 mm digunakan dalam mengevaluasi potensi korosi. Pengukuran estimasi korosi menggunakan metode half-cell potential (HCP) berdasarkan ASTM C876-15. Hasil pengujian menunjukkan penggunaan hingga 10% POFA menggantikan semen dengan pencampuran air laut (AL) dan perawatan air tawar (AT) memiliki kekuatan tinggi yang hampir sama dengan beton normal. Resiko korosi juga tidak terdeteksi dan dibuktikan dengan pengukuran aktual korosi. Leboh lanjut, nilai HCP lebih negatif dari -400 mV diprediksi mengalami korosi pada area tulangan di atas 10%.
Copyrights © 2023