Industri konstruksi merupakan salah satu sektor padat karya yang menyerap banyak tenaga kerja. Oleh karena itu, industri konstruksi harus dapat memberikan perhatian terhadap sumber daya manusia yang menjadi aset berharga. Salah satunya adalah terkait kesehatan mental pekerja konstruksi. Meskipun industri konstruksi dikenal dengan lingkungannya yang penuh tekanan, tidak banyak penelitian dilakukan terkait pemenuhan aspek kesehatan mental bagi pekerja konstruksi terutama di Indonesia. Padahal berbagai gangguan kesehatan mental seperti depresi dan kecemasan dapat berdampak pada performa pekerja dan industri konstruksi. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi berbagai faktor terkait kesehatan mental yang mempengaruhi pekerja konstruksi melalui studi literatur integratif. Hasil analisis berhasil menemukan 68 faktor terkait kesehatan mental di industri konstruksi yang dikelompokkan ke dalam empat domain yaitu jenis, penyebab, dampak, dan solusi mengatasi gangguan kesehatan mental di industri konstruksi. Identifikasi faktor dan domain ini menjadi penting sebagai sarana untuk memahami aspek kesehatan mental sehingga dapat menjadi rujukan bagi para pemangku kepentingan terutama pemerintah dan organisasi proyek konstruksi dalam upaya meningkatkan kesadaran pentingnya kesehatan mental di lingkungan kerja konstruksi. Dengan demikian, pemerintah dan organisasi proyek konstruksi dapat secara proaktif terlibat dalam mewujudkan tercapainya tujuan pembangunan berkelanjutan (sustainable development goals) yaitu good health and well-being.
Copyrights © 2023