Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan efektivitas metode pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) tradisional dan modern di Langkat. Metode tradisional yang dimaksud melibatkan pengajaran dengan fokus pada hafalan, ceramah, dan studi teks, sedangkan metode modern mencakup pendekatan interaktif seperti diskusi kelompok, penggunaan media digital, dan pembelajaran berbasis proyek. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimental, melibatkan siswa dari beberapa sekolah di Langkat sebagai sampel. Data dikumpulkan melalui tes prestasi, kuesioner, dan wawancara dengan guru PAI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode pembelajaran modern memiliki dampak yang lebih signifikan terhadap pemahaman siswa dan keterlibatan aktif mereka dalam proses belajar dibandingkan dengan metode tradisional. Meskipun metode tradisional masih efektif dalam aspek tertentu, seperti penguatan hafalan, metode modern lebih unggul dalam pengembangan keterampilan berpikir kritis dan penerapan konsep dalam konteks kehidupan sehari-hari. Temuan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam pengembangan strategi pembelajaran PAI yang lebih efektif di masa mendatang.
Copyrights © 2024