Hipertensi merupakan kondisi ketika tekanan darah sistolik (TDS) seseorang mencapai ≥ 140 mmHg dan/atau tekanan diastolik (TDD) sebesar ≥ 90 mmHg pada pengukuran berulang di klinik. Gejala-gejala dari hipertensi dapat mengganggu aktivitas sehari-hari, sehingga hal tersebut dapat berpengaruh kepada kualitas hidup penderita hipertensi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan skor kualitas hidup pada subjek usia dewasa dengan hipertensi dan non-hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Tampaksiring I. Penelitian ini menggunakan penelitian observasional analitik dengan desain cross sectional. Pada penelitian ini diharapkan diperoleh responden sebanyak 92 orang dengan sebaran 46 responden usia dewasa dengan hipertensi dan 46 responden usia dewasa non-hipertensi. Data yang digunakan adalah data primer yang diperoleh melalui pengisian langsung kuesioner WHOQOL-BREF untuk mengetahui tingkat kualitas hidup. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Mann-Whitney U Test. Hasil analisis univariat didapatkan mayoritas subjek penelitian berusia 40-60 tahun (72,8%), berjenis kelamin perempuan (57,6%), bependidikan tinggi (56,5%), dan status bekerja (80,4%). Hasil analisis bivariat didapatkan nilai p = 0,000 yang menunjukkan bahwa terdapat perbedaan bermakna signifikan (p < 0,05), sehingga dapat ditarik kesimpulan bahwa terdapat perbedaan skor kualitas hidup pada subjek usia dewasa dengan hipertensi dan non-hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Tampaksiring I.
Copyrights © 2024