Kehadiran agama di tengah-tengah masyarakat, selain memiliki fungsi yang memberikan pengaruh laten berupa peningkatan ibadah ritual, dia juga seyogyanya memberikan fungsi manifes berupa peningkatan ibadah aktual dalam membentuk pola pikir, tingkah laku dan berkebudayaan. Universalitas agama di tengah-tengah kehidupan masyarakat yang semakin kompleks dan plural, mengarahkan pada peran dan fungsi agama yang semakin luas pula cakupannya. Oleh karena keragaman bentuk dan intensitas interaksi beragama yang tercipta dalam masyarakat modern saat ini. Agama yang dahulu diyakini hanya berada dalam ruang sekat idea dan akal pikiran manusia, bagi masyarakat modern haruslah teraktualisasi secara nyata dan termanifestasikan dalam bentuk tindak dan prilaku interaksi social. Melalui kajian pustaka dan penyajian data secara deskriptif, penulis mencoba mengurai konsep agama dalam teori kemunculan agama itu sendiri, serta bagaimana bentuk-bentuk pemahaman keagamaan yang ada di sekitar kita. Agama sejatinya adalah merupakan tanggung jawab para pemimpin agama untuk memurnikan pemahaman masyarakat tentang agama dan mendorong kohesi sosial. Agama harus menjadi kekuatan pemersatu dan simbol integritas sosial.
Copyrights © 2023