Seorang penerjemah harus memiliki kompetensi penerjemahan untuk dapat mentransfer makna dari bahasa sumber ke dalam bahasa sasaran. Selain itu, penerjemah harus memahami kesepadanan makna agar dapat melakukan penerjemahan secara akurat. Salah satu kesepadanan dalam penerjemahan adalah kesepadanan gramatikal. Aturan tata bahasa satu dengan yang lainnya dapat berbeda-beda. Perbedaan tata bahasa ini dapat menimbulkan masalah seperti perubahan makna, apabila seorang penerjemah tidak memahaminya. Oleh sebab itu, para penerjemah harus memahami perbedaan tata bahasa sumber dan sasaran agar dapat mentransfer makna dengan tepat. Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman penerjemah paraprofessional tentang kesepadanan gramatikal. Pelatihan ini berlangsung selama empat minggu dan diselenggarakan secara daring. Pelatihan ini dilaksanakan dalam tiga tahap, yaitu persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Selama pelatihan berlangsung, peserta mengikuti kegiatan secara antusias, Pada akhir pelatihan, para peserta menunjukkan peningkatan keterampilan menerjemahkan. Hal ini terutama tampak pada hasil terjemahan yang semakin baik serta diterapkannya strategi-strategi dalam mengatasi permasalahan terkait kesepadanan gramatikal.
Copyrights © 2023