Usaha intensifikasi dalam budidaya padi sawah selama ini telah terbukti dapat mendongkrak produktivitas padi sawah, walau di sana sini masih terdapat beragam variasi produktivitas. Penelitian ini mau mendeskripsikan tingkat produktivitas, biaya produksi, dan pendapatan bersih usahatani padi sawah yang dikelola oleh petani pemilik dan petani penyewa. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Wonosari, Kabupaten Deli Serdang. Besar populasi ada 510 KK petani pemilik dan 300 petani penyewa; diambil sampel secara proporsional masing-masing 10 %. Sumber data berupa data primer dan data sekunder, dianalisis secara deskriptip dan statistik z. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Produktivitas usahatani padi sawah pada petani pemilik lahan mencapai 6.923,31/ha/mt lebih tinggi dari pada produktivitas yang dicapai petani penyewa sebesar 6.13 ton/ha/mt. (2) Biaya total produksi pada usahatani padi sawah petani pemilik sebesar Rp. 10.578.361,10/ ha/mt, lebih kecil daripada biaya produksi petani penyewa sebesar Rp. 12.535.785,31 /ha/mt. (3) Pendapatan bersih yang dicapai petani berstatus pemilik lahan mencapai sebesar Rp. 21.774.044/ha/mt lebih besar daripada pendapatan bersih yang di-capai.petani berstatus penyewa yang hanya sebesar Rp. 16.275.247,61/ha/mt. Secara statistik perbedaan ini siginifikan pada alfa 0,05. Kata Kunci: status kepemilikan lahan, produktivitas usahatani, pendapatan usahatani
Copyrights © 2024