Keterlambatan pembayaran merupakan masalah yang umumnya dihadapi oleh perusahaan di berbagai sektor. Dalam industri fintech, di mana layanan keuangan digital semakin mendominasi, keterlambatan pembayaran sering ditemukan di banyak kasus. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan metode yang dapat menganalisisketerlambatan pembayaran pelanggan di industri fintech. Tujuan utama yaitu membantu perusahaan mengidentifikasi pelanggan yang akan mengalami keterlambatan pembayaran, sehingga mereka dapat mengambil tindakan yang tepat. Dalam penelitian ini, penulismengumpulkan data outstanding pembayaran perbulan, penerima pinjaman berdasarkan umur, jenis kelamin dan faktor-faktor lain yang mungkin mempengaruhi keterlambatan pembayaran. Algoritma C4.5 digunakan untuk membangun pohon keputusan atau decision tree yang dapat menganalisa kemungkinan keterlambatan pembayaran. Diharapkan dengan penggunaan metode Algoritma C4.5 ini mampu memberikan analisis yang akurat terkait keterlambatan pembayaran pelanggan. Dengan demikian, perusahaan fintech dapat mengambil langkah-langkah yang lebih efektif dalam menghadapi permasalahan ini dan meningkatkan manajemen risiko kredit mereka.Penelitian ini memiliki relevansi signifikan dalam industri fintech yang terus berkembang, di mana pemahaman terhadap perilaku pelanggan dan manajemen risiko kredit menjadi faktor kunci dalam keberhasilan perusahaan.
Copyrights © 2024