AT TA´DIB
Vol 3, No 1 (2008): Dikotomi ilmu pendidikan

Buya Hamka dan Mohammad Natsir tentang Pendidikan Islam

Abdul Nashir (Fakultas Tarbiyah Universitas Darussalam Gontor)



Article Info

Publish Date
13 Jun 2008

Abstract

Pendidikan Islam dewasa ini ditengarai banyak pihakmasih bersifat parsial, karena belum diarahkan kepadapembentukan insan kamil. Perhatian yang kurang terhadapkeseimbangan antara aspek spiritual dan intelektual menyebabkanproduk pendidikan saat ini belum bisa dianggap sebagaimanusia yang seutuhnya melainkan manusia yang individualis,materialis, dan pragmatis. Di samping itu sistem PendidikanIslam sering kali berjalan apa adanya, alami, dan tradisional,karena dilakukan tanpa perencanaan konsep yang matang.Akibatnya, mutu Pendidikan Islam kurang menggembirakan.Artikel ini mencoba untuk memaparkan konsep PendidikanIslam menurut dua orang pemikir Pendidikan Islam yaitu BuyaHamka dan Moh. Natsir. Mereka mempunyai latar belakang yangberbeda meskipun hidup di zaman yang sama. Persamaan danperbedaan konsep pendidikan menurut Buya Hamka dan Moh.Natsir, serta kontribusi pemikirannya bagi dunia Pendidikan Islamdi Indonesia saat ini sangat menarik untuk dicermati

Copyrights © 2008






Journal Info

Abbrev

TADIB

Publisher

Subject

Religion Arts Humanities Education Languange, Linguistic, Communication & Media Social Sciences

Description

At-Ta'dib adalah media ilmiah bidang kependidikan Islam, baik berupa studi kepustakaan, hasil penelitian maupun karya ilmiah terkait. Terbit dua kali dalam setahun, sebagai sarana pengembangan tradisi keilmuan insan tarbiyah dan pendidikan pada umumnya. Jurnal kependidikan Islam ini diterbitkan oleh ...