Pendidikan toleransi adalah salah satu upaya untuk memahamkan anakdidik akan pentingnya hidup dalam komunitas yang berbeda. Baik dalam suku,ras maupun berkeyakinan, anak didik harus paham dan menjunjung tinggitoleransi. Akan tetapi, pendidikan toleransi saat ini disalahartikan oleh beberapapihak. Mereka ingin melebur keyakinan setiap anak dalam satu bingkai toleransiperspektif multikulturalisme. Dengan asumsi bahwa manusia hidup harusmenghargai perbedaan (termasuk dalam berkeyakinan). Meskipun dalamkesesesatan, siswa harus tetap menghormati pendapat atau pilihan orang lain.Bahkan, siswa diarahkan untuk meyakini kebenaran agama selain Islam. Inimerupakan doktrin yang berbahaya bagi Islam. Untuk itu, makalah ini mencobamengkritik pola pendidikan toleransi perspektif multikulturalisme yangditerapkan ke dalam pendidikan agama Islam dengan mengkaji konsep terkait.Adapun hasilnya adalah bahwa secara konseptual, toleransi perspektifmultikultural tidak sesuai untuk diterapkan dalam pendidikan agama Islam. Sebab,Islam memiliki konsep toleransi sendiri yaitu tasamuh.
Copyrights © 2012