AT TA´DIB
Vol 4, No 1 (2009): Kurikulum Pendidikan Islam

PENDIDIKAN NISAIYYAH: Membendung Gerakan Feminisme, Mencari Perspektif Islam

Muhammad Ma’ruf Ch (Fakultas Tarbiyah Universitas Darussalam Gontor)



Article Info

Publish Date
27 Aug 2016

Abstract

Sekarang ini, Feminisme tidak lagi sekedar wacana akademiktetapi sudah pada memasuki ranah gerakan. Di antaragerakan yang digelorakan adalah gerakan kesetaraan genderdalam dunia pendidikan. Yaitu Pendidikan berkeadilan bagi kaumperempuan. Pendidikan kaum perempuan yang dikehendakiadalah pendidikan berdimensi paradigmatik, egaliter, fleksibledan persuasive. Ide ini tidak lain merupakan spirit dari feminisme.Sasaran lembaga pendidikan yang ingin dievaluasi dan dikonstruksimenurut kaum feminis adalah Pendidikan ala PondokPesantren yang dianggap bias gender.Tulisan ini, menawarkan solusi untuk membendung intervensiBarat yang akan menghancurkan eksistensi dan kemandirianPondok Pesantren. Diantara solusi yang ditawarkan adalah merumuskankembali visi dan orientasi dan system Pendidikan bagianak-anak putri. Adapun visi pendidikan di Pesantren Putrikhususnya adalah menyiapkan perempuan kreatif dan produktifberbasis Nisaiyyah, yakni memproses anak perempuan untukmampu menjaga fitrah thobi’iyyah (nature duty), wadhifah manziliyyah(domestic duty), dan wadzifah ijtma’iyyah (sosial duty), sedangkanorientasinya adalah membangun jiwa Tauhid. Sistem yang digunakanadalah system pondok pesantren berkurikulum integrated.

Copyrights © 2009






Journal Info

Abbrev

TADIB

Publisher

Subject

Religion Arts Humanities Education Languange, Linguistic, Communication & Media Social Sciences

Description

At-Ta'dib adalah media ilmiah bidang kependidikan Islam, baik berupa studi kepustakaan, hasil penelitian maupun karya ilmiah terkait. Terbit dua kali dalam setahun, sebagai sarana pengembangan tradisi keilmuan insan tarbiyah dan pendidikan pada umumnya. Jurnal kependidikan Islam ini diterbitkan oleh ...