Berdasarakan observasi di TK ABA 2 Aimas Kabupaten Sorong pada kelompok B bahwa anak usia 5-6 tahun dalam pelaksanaan pembelajaran menggunakan media video animasi dapat membantu kemampuan bahasa . Ada beberapa anak yang kesulitan dan hendakknya yang dihadapi oleh guru diantaranya, berbahasa memiliki artikulasi yang kurang jelas, kurang lancar dalam berbahasa, terlihat juga beberapa anak kesulitan saat diminta menceritakan pengalamannya saat berada di suatu tempat, menceritakan kembali pembelajaran yang disampaikan oleh guru, ada anak yang terlihat pasif hanya diam mendengarkan. Kemampuan berbahasa yang masih rendah terlihat di dalam kelas yang cenderung diam/pasif.Berdasarkan hal tersebut peneliti upaya untuk penerapan kemampuan berbahasa anak di TK ABA 2 Aimas Kabupaten Sorong melalui video animasi yang bersifat edukatif. Hal ini dimaksudkan agar anak lebih aktif dan bersemangat dalam menyimak, berkomentar dan menambah pembendaharaan kata pada anak didik serta menciptkan suasana senang dalam kelas. Media audio visual menarik yang dapat diterapkan oleh penelit di TK ABA 2 Aimas tujuan penelitian yang ingin dicapai adalah untuk mengetahui implementasi media video animasi terhadap kemampuan berbahasa pada anak TK ABA 2 Aimas Kabupaten Sorong.Penelitian menggunakan metode kualitatif yaitu dengan mencari informasi seperti pengamatan, wawancara, dokumentasi (Moleong, 2014). Dalam penelitian ini data yang diperoleh adalah data-data yang berupa data deskriptif yang tidak menggunakan data yang berupa angka untuk menerangkan hasil penelitian. Data deskriptif tersebut berkaitan dengan hasil penelitian yaitu Implementasi Media Video Animasi Terhadap Kemampuan Berbahasa Pada Anak Usia Dini Kelompok B di TK ABA 2 Aimas Kabupaten Sorong.Analisis dalam penelitian kualitatif terdiri dari tiga komponen pokok yaitu reduksi data, sajian data, dan penarikan simpulan Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulan bahawa implementasi media video animasi dalam mengembangkan kemampuan bahasa anak di TK ABA 2 Aimas telah dilaksanakan dengan baik. Kegiatan yang diberikan oleh peneliti berjalan sesuai harapan dan pencapaian perkembangan anak yaitu 8 anak Berkembang Sangat Baik (BSB) dan 2 anak Berkembang Sesuai Harapan(BSH) dengan adanya kegiatan pembelajaran penggunaan media video animasi dapat membantu kemampuan bahasa anak lebih baik dan lebih semangat dan adanya kegiatan ini membantu meningkatkan kemampuan bahasa anak.
Copyrights © 2024