Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena yang terjadi pada remaja panti asuhan yang belum mampu mengenali diri sendiri, tidak menerima diri apa adanya, dan memandang diri sendiri tidak berharga. Salah satu faktor yang mempengaruhi self-esteem adalah jenis kelamin. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mendeskripsikan self-esteem remaja laki-laki; (2) mendeskripsikan self-esteem remaja perempuan; dan (3) menguji apakah terdapat perbedaan self-esteem remaja ditinjau berdasarkan jenis kelamin. Penelitian menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan pendekatan deskriptif komparatif. Responden penelitian adalah remaja Panti Asuhan Muhammadiyah Padang dan Panti Asuhan Aisyiyah Padang sebanyak 67 remaja yang dipilih dengan teknik total sampling. Data penelitian dikumpulkan menggunakan skala self-esteem yang disusun berpedoman pada model Skala Likert. Data yang terkumpul diolah dan dianalisis dengan menggunakan teknik analisis deskriptif dan analisis uji beda (T-test) dengan taraf signifikansi 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) self-esteem remaja laki-laki tinggi (57,58%); (2) self-esteem remaja perempuan sedang (52,94%); dan (3) terdapat perbedaan yang signifikan tingkat self-esteem antara remaja laki-laki dan perempuan dengan sig. (2-tailed) 0,002 < 0,05, yaitu tingkat self-esteem remaja laki-laki lebih tinggi dibandingkan remaja perempuan. Pembahasan fokus kepada aspek-aspek self-esteem dan impilkasi terhadap layanan Bimbingan dan Konseling.
Copyrights © 2024