Dalam dunia industri pertanian, biomassa menjadi produk samping yang sangat berlimpah dan dapat menjadi sumber energi dalam proses konversi. Salah satu biomassa berasal dari benih kacang panjang tidak layak atau rejected sehingga berakhir menjadi limbah padat. Hydrothermal Treatment merupakan salah satu teknik konversi biomassa menghasilkan sumber energi namun kendala dari proses hydrothermal treatment adalah produk samping berupa air dari proses pemanasan yang berlebihan serta mengandung beberapa senyawa kimia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kandungan senyawa pada air dari hasil produk samping hydrothermal treatment biomassa benih kacang panjang dengan daur ulang air (recycle) sebagai tambahan untuk proses selanjutnya sebanyak 250 mL dan dilakukan 5 kali recycle dengan variasi temperatur yang digunakan 200℃ dan 220℃, rasio biomassa dan air sebesar 1:5 dengan residence time selama 60 menit. Hasil produk cair yang dianalisis dengan Gas Chromathography Mass Spectrometry menunjukkan bahwa kandungan senyawa 11-Octadecanoic Acid terdeteksi pada suhu 200℃ dan 220℃ pada daur ulang pertama dan kelima.
Copyrights © 2024