Standar tubuh ideal adalah dengan memiliki fisik yang tinggi dan langsing. Hal ini menyebabkan kebanyakan orang merasa tidak dapat memenuhi standar di benak khalayak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemahaman mengenai citra tubuh (body image) pada remaja. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kuantitatif. Sampel dalam penelitian ini menggunakan 60 sampel remaja dengan 50 putri dan 10 putra dari rentang usia 17 hingga 21 tahun. Instrument yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menyebarkan kuesioner yang disebarkan melalui tautan google form. Data yang diperoleh kemudian dianalisis dengan statistic deskriptif. Berdasarkan analisis yang dilakukan setelah pengumpulan kuesioner, maka ditemukan bahwa terdapat 68,33% responden memiliki body image positif dan 31,67% responden memiliki body image negative. Berdasarkan hasil dari data penelitian yang telah dilakukan, didapati bahwa remaja yang mengisi kuesioner dengan body image positif lebih banyak dari pada body image negatif karena 40% remaja jarang memikirkan dan membandingkan tentang persepsi citra tubuh dirinya terhadap orang lain. Hal ini sesuai karena 55% remaja jarang mencerminkan sikap yang fokus terhadap citra tubuh. Bahkan, sebagian besar remaja dengan persentase 65% tidak pernah mengalami perubahan drastis terhadap persepsi mengenai tubuh.
Copyrights © 2024