Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh integrasi life skills dan nonintegrasi meningkatkan life skills dalam rangka positif youth development. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen. Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah pretest posttest kontrol group desain. Sampel penelitian ini adalah 20 atlet bola basket dibawah binaan PERBASI Provinsi Gorontalo. Proses pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Siswa dibagi menjadi dua kelompok, kelompok eksperimen yang berjumlah 10 siswa dan kelompok kelompok kontrol yang terdiri dari 10 siswa. Instrumen yang digunakan adalah Skala Life skills scale of Sport (LSSS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa life skills terintegrasi dalam program latihan bola basket. Program ini berpengaruh signifikan terhadap peningkatan life skills pada atlet bola basket. Sebagai perbandingan, life skills yang tidak terintegrasi dalam latihan bola basket tidak berpengaruh signifikan terhadap peningkatan life skills pada atlet bola basket. Hasil penelitian ini dapat menjadi bahan pertimbangan bagi para pelatih bola basket muda ketika menyusun program pelatihan bola basket sehingga juga mampu mengarah pada positif youth development.
Copyrights © 2024