Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk memperbarui bukti berdasarkan efektivitas terapi fisik untuk rehabilitasi kelumpuhan wajah, fokus pada terapi latihan wajah dan pemberian modalitas fisioterapi electrical stimulation yang disesuaikan. Studi yang dilakukan menggunakan single-subject research dengan pendekatan desain ABA. Teknik pengambilan data persetujuan subjek adalah setelah dilakukan pemeriksaan untuk mengetahui apakah subjek termasuk dalam kriteria yang akan diberikan program fisioterapi, kemudian diberikan penjelasan tentang tujuan dan maksud studi kasus, dan ditanyakan apakah bersedia untuk ikut serta dalam studi kasus, kemudian dijelaskan tentang jalannya studi kasus. Tindakan pencegahan mengenai pengaruh electrical stimulation dan mirror therapy exercise pada kasus bells palsy memberikan dampak pada kasus bells palsy, pasien dengan diagnosa bells palsy selain diberikan terapi ES pasien juga diberikan latihan-latihan yang dapat dilakukan dirumah untuk mengurangi resiko dan meningkatkan kekuatan otot wajah. Penatalaksanaan fisioterapi pada kasus bell's palsy dengan menggunakan program terapi modalitas electrical stimulation dan mirror exercise dapat menjadi salah satu intervensi yang dapat dilakukan dalam mengatasi bell's palsy.
Copyrights © 2023