Prevalensi merokok di Indonesia termasuk tinggi, terutama pada laki- laki lebih cenderung untuk merokok dibandingkan dengan perempuan. Dari data Riskesdas 2018 sendiri persentase perokok diatas 15 tahun sebanyak 33,8%. Tujuan Penelitian ini adalah menganalisis hubungan persepsi peringatan bahaya merokok pada kemasan rokok dengan perilaku merokok remaja laki-laki di Universitas Bina Bangsa Desain penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif (non eksperimen) dengan rancangan penelitian deskriptif korelasional, polulasi penelitian ini 54 remaja laki-laki di Universitas Bina BangsaYogyakarta dengan jumlah sampel 54 remaja. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Pengumpulan data dengan kuesioner dalam bentuk google form. Pengolahan data dengan editing,coding,scoring, dan tabulating dengan uji statistik Spearman Rank. Hasil penelitian ini yaitu tidak terdapat hubungan persepsi peringatan bahaya merokok pada kemasan rokok dengan perilaku merokok remaja laki -laki di Universitas Bina Bangsadengan.
Copyrights © 2023