Masalah gizi dan gangguan pertumbuhan seperti risiko stunting, wasting dan underweight pada anak dapat diantisipasi sejak dini. Evaluasi terhadap status gizi dan perkembangan balita perlu didukung oleh suatu teknologi komputer yang menghimpun pengetahuan-pengetahuan terkait antropometri anak. Salah satu pendekatan untuk memodelkan masalah terkait perkembangan balita berbasis AI adalah logika fuzzy. Makalah ini akan membahas desain model pendukung keputusan untuk penilaian kondisi gizi dan perkembangan balita dengan menerapkan metode Fuzzy Inference System (FIS) Tsukamoto. Berdasarkan seluruh hasil pengujian yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa penerapan FIS Tsukamoto dapat menghasilkan model pendukung keputusan yang valid yakni memiliki akurasi sebesar 78% dalam menilai status gizi balita, akurasi 75% dalam menilai kondisi pertumbuhan berdasarkan BB/U dan akurasi 84 % untuk kondisi pertumbuhan berdasar TB/U .
Copyrights © 2024