Pengaruh kebajikan pemerintah, khususnya yang berkaitan dengan perekonomian, dapat dilihat dalam bentuk pertumbuhan ekonomi. Memerangi keuangan sosial dan etika yang berbasis nilai, memulihkan kepercayaan masyarakat, dan mengatasi permasalahan form-over-substance merupakan tantangan-tantangan yang harus diatasi oleh sektor keuangan Islam. Landasan keuangan Islam dalam teori moneter ekonomi Islam sangat penting untuk mengatasi permasalahan ini. Stabilitas nilai tukar rupiah merupakan tujuan kebijakan moneter. Tinjauan literatur mengenai teori moneter konvensional dan Islam menjadi dasar penelitian ini. Beberapa bagian sistem perekonomian Indonesia belum menerapkan kebijakan berdasarkan prinsip Islam. Menurut Pasal 7 UU No 6 Tahun 2009, itulah hasil yang diharapkan. Membaca pandangan Islam mengenai kebijakan moneter adalah kekuatan pendorong di balik publikasi ini. Hal ini patut dibicarakan karena menurut ekonomi Islam, kebijakan moneter tradisional dan kebijakan moneter Islam pada dasarnya berbeda.
Copyrights © 2024