Program Sahur Rans yang disiarkan selama Ramadhan 2024 menimbulkan banyak kontroversi karena kekhawatiran tentang kemungkinan pelanggaran etika siaran dan potensi bahaya yang bisa menyebabkan anak-anak. Penelitian ini memeriksa kasus pelanggaran P3SPS dalam program, dengan fokus khusus pada isu-isu yang berkaitan dengan perlindungan anak. Penelitian mengungkapkan beberapa pelanggaran yang terkait dengan konten yang ditampilkan, termasuk menggambarkan adegan-adegan penggambaran anak-anak dalam situasi berbahaya, dan eksploitasi anak. Teori kriminologi Neutralisasi menyingkapkan alasan-alasan di balik kejadian pelanggaran ini. Orang-orang di balik tindakan ini membenarkan perilaku mereka dengan mencari hiburan, berjuang untuk penonton yang lebih tinggi, dan mematuhi pola populer. Menurut teori kriminologi neutralisasi, pelanggaran etika siaran dalam program Sahur Rans dapat dikaitkan dengan teknik yang digunakan oleh individu yang terlibat untuk membenarkan tindakan mereka. Penelitian ini mengusulkan serangkaian langkah untuk mempromosikan etika siaran dan melindungi anak-anak di masa depan. Tindakan ini snagat menyayangkan pendidikan dan pelatihan bagi penyiar tentang P3SPS, menerapkan penegakan peraturan siaran yang lebih ketat, dan mendorong budaya yang lebih bertanggung jawab dalam industri siaran
Copyrights © 2024