Tujuan dilaksanakannya kajian ini yakni untuk dapat dilakukan upaya analisis mengenai bagaimana kinerja pasar reksadana yang berbasis syariah secara khusus pada periode 2022 hingga 2023 dengan mendapatkan pengaruh oleh komponen makro ekonomi, yakni berupa inflasi dan juga kurs. Data yang diaplikasikan pada penelitian ini bersumber dari publikasi OJK, situs web Bank Indonesia, Badan Pusat Statistik, dan bareksa. Penelitian ini memanfaatkan 3 variabel yakni mencakup satu variabel dependen dan juga dua variabel independen. Kinerja yang dimiliki oleh pasar Reksadana berbasis syariah sebagai variabel dependen, dan terkait inflasi dan kurs berperan sebagai variabel independen. Pada penelitian ini, diaplikasikan purposive sampling, dengan terkait jumlah sampel berupa satu unit pasar uang Reksadana berbasis Syariah. Teknik yang diaplikasikan dalam upaya penganalisisan data seperti memanfaatkan asumsi klasik, regresi secara linier berganda-tanda, dan juga koefisien determinasi diaplikasikan dengan memanfaatkan IBM SPSS statistik 26. Penelitian menyajikan bahwa terkait inflasi menghadirkan dampak secara signifikan dan negatif terhadap NAB
Copyrights © 2024