Tujuan penelitian ini adalah untuk menilai kinerja keuangan perusahaan - perusahaan transportasi & logistik pasca pandemi Covid 19 (tahun 2022 & 2023). Proses penilaian kinerja suatu perusahaan dapat dilihat dari rasio keuangan perusahaan, diantaranya adalah rasio profitabilitas dan rasio solvabilitas. Rasio keuangan yang digunakan adalah Return on Asset (ROA), Return of Equity (ROE), Net Profit Margin (NPM) dan Debt to Equity Ratio (DER). Metode yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan menggunakan analisis k-means clustering. Data yang digunakan adalah data sekunder dengan unit observasi sebanyak 19 perusahaan yang tergabung dalam Bursa Efek Indonesia (BEI) yang sudah memenuhi syarat dan kriteria. Hasil penelitian menunjukkan beberapa temuan menarik, yaitu: pada Tahun 2022: mayoritas perusahaan (63%) masih terpaku di zona Cukup (D), mencerminkan dampak pandemi di 2020 & 2021 serta berbagai gejolak ekonomi global. Dan pada Tahun 2023: Hanya 1 perusahaan, yaitu PT Hasnur Internasional Shipping Tbk (Kode: HAIS), yang mencapai puncak performa dengan predikat Sangat Baik (A). Terjadi peningkatan signifikan jumlah perusahaan yang mencapai kinerja Baik (B), melonjak dari 1 menjadi 3 perusahaan. Di sisi lain, 9 perusahaan lainnya mengalami penurunan, dan 6 perusahaan stagnan.
Copyrights © 2024