Tomat (Solanum lycopersicum L.) merupakan tanaman sayuran buah yang sangat digemari dan mempunyai nilai gizi yang sangat tinggi, menyebar di Amerika Selatan dan beberapa Negara di Eropa, Afrika, dan Asia.Dalam pembudidayaannya, petani bayak menggunakan jenis pupuk yang berbeda, di antaranya adalah pupuk kompos. Kompos merupakan salah satu pupuk organik yang berbentuk padat hasil fermentasi bahan organik dengan bantuan efektif mikroorganisme dan dapat digunakan sebagai pupuk organik, karena menambah unsur hara bagi tanaman. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui penggunaan yang tepat pupuk kompos terhadap produksi tanaman tomat.Penelitian ini dilakukan dikebun Bapak Semuel Talli di Desa Holulai,Kecamatan Rote Barat Laut, Kabupaten Rote Ndao. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Februari – April 2018. Metode yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang terdiri dari satu faktor perlakuan yaitu penggunaan kompos sebagai pengaruhnya. Adapun perlakuan yang digunakan dalam penelitian ini yaitu dengan 4 perlakuan dan 3 ulangan sehingga diperoleh 12 unit percobaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan pemberian dosis pupuk kompos pada berbagai taraf memberikan pengaruh yang nyata dalam meningkatkan rerata tinggi tanaman dan jumlah buah. Dalam hal ini pengaruh terhadap pertumbuhan (tinggi tanaman tomat yakni terlihat pada perlakuan dosis pupuk 3 kg/petak yaitu 143,25 cm dan jumlah buah rataan 4 buah.
Copyrights © 2024